Remaja di Jateng Digigit Ular Kobra Saat Unboxing Paket Belanja Online

Regional

Remaja di Jateng Digigit Ular Kobra Saat Unboxing Paket Belanja Online

Agil Trisetiawan Putra - detikSumbagsel
Sabtu, 31 Jan 2026 18:01 WIB
Exalos Indonesia dan BPBD Sukoharjo saat menjenguk remaja yang digigit ular kobra, di RSUD Ir. Soekarno, Jumat (30/1/2026).
Foto: Exalos Indonesia dan BPBD Sukoharjo saat menjenguk remaja yang digigit ular kobra, di RSUD Ir. Soekarno, Jumat (30/1/2026). (dok. Exalos Indonesia)
Sukoharjo -

Seorang remaja wanita di Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) Sakinah (15) digigit ular kobra saat membuka (unboxing) paket belanja online. Akibatnya, Sakinah dirawat beberapa hari hingga menjalani operasi di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Dilansir detikJateng, peristiwa itu diungkap kakak korban, Devia Khaerunnisa, di mana adiknya digigit ular setelah membongkar paket berisi karpet pada Senin (26/1) lalu. Ia menduga ular tersebut berada di dalam paket tersebut.

"Paket datang sekitar jam 16.00-17.00 WIB, isinya karpet. Posisinya paket karpet itu seperti ada celah pada bagian atas, seperti terbuka sedikit. Logika kita, itu tidak mungkin di gudang ekspedisi ularnya masuk," kata Devia saat dihubungi wartawan, dilansir detikJateng, Sabtu (31/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah membongkar paket tersebut, Sakinah kemudian membersihkan sampah plastik sisanya. Ternyata ada ular kobra kecil yang bersembunyi di tumpukan bekas plastik paket itu, lalu menggigit korban.

"Digigit di lengan siku kiri. (Sakinah) Kesakitan, perih, panas, selayaknya digigit ular berbisa. Dia teriak kesakitan," ucap Devia.

ADVERTISEMENT

Devia menyebut diduga ada kesalahan penanganan saat memberikan pertolongan pertama. Hal itu yang diduga memperburuk kondisi Sakinah.

"Penanganan kita ternyata salah. Teman Exalos mengatakan dikasih air hangat dan dipijat itu justru menambah keparahan. Terus diikat, ternyata itu salah. Kalau teman Exalos menyarankan untuk diam, tenang, dan segera dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo, mengatakan telah menjenguk dan memberikan hasil penggalangan donasi kepada korban di RSUD Sukoharjo. Berdasarkan keterangan korban, pihaknya menyimpulkan ular tersebut bukan berasal dari dalam paket.

"Banyak fakta yang kami dapatkan saat mengunjungi korban gigitan ular di Sukoharjo, di antaranya adalah ular dalam paket. Setelah korban bercerita saya menyimpulkan ular bukan dari paket, melainkan dari rumah," kata Janu.

Dari keterangan yang ia dapatkan, ada jeda sekira 1 jam dari korban membuka paket hingga membuang sampah plastik paketan tersebut. Dalam jeda waktu itu, diperkirakan ular yang berada di dalam rumah menyelinap ke dalam tumpukan sampah plastik.

"Foto yang viral, ular dalam lakban. Kemungkinan besar adalah terjerat lakban di lantai pasca-unboxing, dan menggigit 1 jam kemudian saat plastik packing ini akan dibuang," terangnya.

Selain itu, Janu juga menyayangkan adanya kesalahan saat memberikan pertolongan pertama. Hal tersebut memperparah kondisi korban.

Sebab, korban sempat dipijat tetangganya hingga darah keluar, dan menggunakan air panas. Kemudian tangan korban diikat pada bagian siku.

"Penyebab korban ini menjadi parah hingga harus operasi dan menghabiskan 12 ampul antibisa adalah karena kesalahan awal dalam penanganan gigitan," ucapnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads