Malam Tadi Ketua DPRD Bone Datangi Polres Minta Diperiksa Dugaan Aniaya Staf

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 08 Sep 2026 11:46 WIB
Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong. Foto: (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong yang diduga menganiaya staf PPPK Paruh Waktu, Yuli Nofita Sari (29) mendatangi Polres Bone malam-malam. Kedatangannya untuk meminta diperiksa dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyeretnya.

Andi Tenri mendatangi Polres Bone pada Senin (7/9). Dia mengaku hendak ke Makassar sehingga meminta pemeriksaan yang diagendakan pada Selasa (8/9) hari ini dilakukan lebih awal.

"Kemarin habis Magrib beliau (Andi Tenri) datang ke Polres karena menyampaikan besok hari Selasa tidak bisa dilakukan pemeriksaan karena ada kegiatan di Makassar," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan kepada detikSulsel, Senin (8/9/2026).

"Jadi minta malam itu untuk segera dilakukan pemeriksaan, sehingga kami langsung melakukan pemeriksaan kepada Ibu Ketua," imbuh Ananda.

Andi Tenri dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik Polres Bone. Pertanyaan yang diberikan kepada Andi Tenri sekaitan dengan kasus dugaan penganiayaan terhadap stafnya.

"Kurang lebih ada 20 pertanyaan yang kami tanyakan kepada Ibu Ketua. (Terkait pelemparan terhadap korban?) Iya benar, terkait yang di permasalahan tersebut," bebernya.

Setelah pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu, Andi Tenri langsung meninggalkan Polres Bone. Selanjutnya Andi Tenri disebut menuju ke Makassar.

"Kemarin setelah magrib sampai jam sembilanan lewat (pemeriksaan). Setelah selesai itu Ibu Ketua informasi langsung ke Makassar," sebut Ananda.

Ananda menambahkan, penyidik kemudian akan menunggu kesediaan korban untuk melaksanakan psikiater di Makassar. Selain itu juga menunggu hasil pemeriksaan CCTV di Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar.

"Setelah ini kami menunggu kesediaan pihak pelapor atau korban, Yuli yang akan melaksanakan psikiater di Makassar. Dan menunggu hasil uji lab mengenai CCTV itu, belum ada (hasil). Sudah kita minta dari forensik Makassar tapi belum ada info," jelasnya.

Sebelumnya, Polres Bone memastikan pihaknya netral dalam penanganan kasus Andi Tenri yang diduga menganiaya Yuli. Kepolisian juga menegaskan penanganan perkara dugaan penganiayaan ini masih berlanjut.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan saat melakukan dialog dengan mahasiswa peserta unjuk rasa yang menyoroti kasus ini di Mapolres Bone, Kamis (3/9). Ananda memastikan pihaknya tidak akan berpihak.

"Rekan-rekan jangan khawatir, Saya tidak akan berpihak ke manapun. Di sini saya juga tidak ada kepentingan, saya bukan orang Bone, jadi pasti saya akan menindaklanjuti fakta di lapangan," ujar AKP Ananda.



Simak Video "Video: Kasus Chandrika Chika Masih Berlanjut, Penyidik Tunggu Hasil Visum"

(asm/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork