Ancaman Bencana Kekeringan Intai 6 Kecamatan di Makassar

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 17 Apr 2026 08:30 WIB
Foto: Ilustrasi kekeringan efek El Nino (jcomp/Freepik)
Makassar -

Fenomena El Nino 'Godzilla' yang memicu musim kemarau panjang berpotensi mengakibatkan bencana kekeringan ekstrem di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Makassar kini bersiap memasuki status tanggap darurat bencana kekeringan usai 6 kecamatan dikhawatirkan rawan terdampak.

Diketahui, El Nino Godzilla merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur yang melebihi kondisi normal. Istilah 'Godzilla' digunakan untuk menggambarkan El Nino dengan kekuatan sangat besar atau super El Nino.

"Berdasarkan pengalaman sebelumnya, fenomena El Nino kerap berpasangan dengan La Nina dalam siklus iklim global," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar dalam rapat koordinasi penanganan Fenomena El Nino di Balai Kota Makassar, Kamis (16/4/2026).

Fenomena serupa pernah terjadi pada 1997-1998 dan 2015-2016, serta 2023 yang sempat membuat Makassar berstatus darurat kekeringan. Saat ini memasuki siklus 2026 usai sebelumnya 2025 dipengaruhi La Nina yang cenderung basah.

"Ketika suhu laut memanas, maka potensi kekeringan panjang akibat El Nino menjadi sangat tinggi," jelasnya.

Kekeringan Diprediksi Mulai Mei 2026

Ancaman bencana kekeringan akibat fenomena El Nino 'Godzilla' diprediksi mulai terjadi Mei 2026. Masyarakat diminta untuk tidak panik meski tetap patut waspada.

"Sekarang ini ada informasi dari BMKG, akan ada bencana kekeringan, yaitu di bulan Mei dan puncaknya itu bulan Oktober," ungkap Fadli.

BPBD Makassar melaporkan ada 6 kecamatan di Makassar yang berpotensi dilanda bencana kekeringan. Keenam wilayah itu harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

"Ada enam lokasi yang terancam untuk kekeringan panjang tahun ini di 2026, dan salah satunya dari enam itu adalah Tamalanrea, Biringkanaya, Manggala, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang," paparnya.

Fadli mengungkap ada tiga dampak utama yang bisa terjadi selama kekeringan imbas El Nino Godzilla. Ketiga potensi masalah itu, yakni krisis air bersih, peningkatan risiko kebakaran, serta gangguan kesehatan.

"Krisis air menjadi dampak paling awal dan paling terasa. Bahkan di musim hujan saja, beberapa wilayah seperti Tallo sudah mengalami kekurangan air bersih," bebernya.

Risiko kebakaran dikhawatirkan meningkat akibat kondisi kering dan angin panas. Menurut Fadli, ancaman kebakaran perlu diatensi lantaran peristiwa itu pada musim hujan saja masih kerap terjadi.

"Ketiga adalah gangguan kesehatan. Tidak bisa dipungkiri bahwa pada saat puncak kekeringan yang panjang seperti itu akan muncul gangguan kesehatan," jelasnya.

Fadli mengaku sudah menyiapkan masterplan menghadapi ancaman bencana kekeringan dengan melibatkan stakeholder terkait. BPBD Makassar menjadi pusat komando dalam penanganan bencana.

"Kita sudah melakukan koordinasi untuk memberikan mereka ruang untuk bagaimana menghadapi kebencanaan kekeringan ini secara bersama-sama," tegas Fadli.



Simak Video "Video: IDAI Bilang 'El Nino Godzilla' Bisa Bikin Kasus Stunting Melonjak 25 Persen"


(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork