Kekeringan di Makassar Meluas di 6 Kecamatan, 50.342 Warga Krisis Air Bersih

Kekeringan di Makassar Meluas di 6 Kecamatan, 50.342 Warga Krisis Air Bersih

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Sabtu, 11 Jul 2026 12:03 WIB
Ilustrasi kekeringan
Foto: Ilustrasi kekeringan. (Getty Images/China Photos)
Makassar -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melaporkan dampak bencana kekeringan meluas hingga di 6 kecamatan. Total 50.342 jiwa dari 14.564 kepala keluarga (KK) dilaporkan mulai mengalami krisis air bersih.

Berdasarkan laporan hasil kaji cepat BPBD Makassar hingga Kamis (9/7/2026) pukul 17.00 Wita, enam kecamatan terdampak, yakni Ujung Tanah, Tallo, Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang dan Manggala. Total 12.717 rumah terdampak bencana alam tersebut.

"Dari hasil kaji cepat yang dilakukan personil BPBD, 50 ribu jiwa itu mengalami potensi terdampak krisis air bersih, dan di dalam 50 ribu jiwa itu juga sudah terdapat masyarakat yang benar-benar sudah mengalami krisis air," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar dalam keterangannya, Sabtu (11/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecamatan paling terdampak berada di Biringkanaya setelah dilaporkan 14.787 jiwa dan 4.084 rumah terdampak. Selanjutnya disusul di Tallo 13.762 jiwa dan 2.862 rumah terdampak bencana kekeringan.

Di Tamalanrea ada 9.947 jiwa dan 2.922 rumah, Manggala 7.610 jiwa dan 1.959 rumah, Ujung Tanah ada 2.921 jiwa dan 645 rumah. Terakhir, ada 1.324 jiwa dan 245 rumah di Panakkukang terdampak kekeringan.

ADVERTISEMENT

Fadli menuturkan, pihaknya telah mengusulkan penetapan status tanggap darurat. BPBD Makassar sisa menunggu keputusan Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin.

"Hari Selasa (14/7) rencana penetapan status tanggap darurat kekeringan di umumkan langsung oleh pak wali saat acara apel kesiapsiagaan 2026 di MNEK," paparnya.

BPBD Makassar telah menurunkan 180 personel di wilayah terdampak. Sebanyak 57 unit tandon air, 4 unit pompa dan 4 pikap dikerahkan untuk melakukan penanganan.

"Hari ini sekarang jam 13.00 Wita kami turun salurkan bantuan rekonstruksi rehabilitasi korban kebakaran di Pannampu berupa barang material," imbuh Fadli.

Dampak Kekeringan di Makassar:

1. Kecamatan Ujung Tanah

  • 5 Kelurahan Terdampak
  • 17 Titik Kekeringan
  • 645 Rumah Tinggal
  • 842 Kepala Keluarga
  • 2.921 Jiwa

2. Kecamatan Tallo

  • 4 Kelurahan Terdampak
  • 36 Titik Kekeringan
  • 2.862 Rumah Tinggal
  • 3.884 Kepala Keluarga
  • 13.762 Jiwa

3. Kecamatan Biringkanaya

  • 4 Kelurahan Terdampak
  • 58 Titik Kekeringan
  • 4.084 Rumah Tinggal
  • 4.247 Kepala Keluarga
  • 14.787 Jiwa

4. Kecamatan Tamalanrea

  • 6 Kelurahan Terdampak
  • 27 Titik Kekeringan
  • 2.922 Rumah Tinggal
  • 3.018 Kepala Keluarga
  • 9.947 Jiwa

5. Kecamatan Panakkukang

  • 4 Kelurahan Terdampak
  • 6 Titik Kekeringan
  • 245 Rumah Tinggal
  • 310 Kepala Keluarga
  • 1.324 Jiwa

6. Kecamatan Manggala

  • 4 Kelurahan Terdampak
  • 29 Titik Kekeringan
  • 1.959 Rumah Tinggal
  • 2.263 Kepala Keluarga
  • 7.610 Jiwa


(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads