2 Jukir Penikam Sekuriti Saat CFD Makassar Anggota Resmi PD Parkir

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Senin, 13 Apr 2026 13:45 WIB
Sekuriti Ramayana ditikam jukir saat CFD di Boulebvard Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Dua orang juru parkir (jukir) yang menikam sekuriti Ramayana saat car free day (CFD) di Jalan Boulevard, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah ditangkap. Kedua pelaku yang berinisial H dan I ternyata jukir resmi yang terdaftar di Perumda (PD) Parkir Makassar Raya.

"Saat ini kedua pelaku yang memang terdaftar resmi di Perumda Parkir sebagai jukir CFD itu sementara ditahan oleh Polsek Panakkukang untuk diperiksa lebih lanjut," kata Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul kepada detikSulsel, Senin (13/4/2026).

Asrul menegaskan pihaknya akan mengikuti proses hukum yang berlaku atas perbuatan kedua pelaku. Dia memastikan akan ada konsekuensi terhadap jukir yang melanggar aturan atau bermasalah hukum.

"Kalau memang dijatuhi sanksi sesuai aturan maka otomatis akan ada konsekuensi juga yang akan diterima dari manajemen, apalagi dia termasuk jukir resmi yang bertugas pada saat CFD," terangnya.

"Tapi ini masih diperiksa antara korban, terus saksi-saksi, kemudian pelaku," imbuhnya.

Asrul menuturkan, peristiwa penikaman itu terjadi ketika kondisi pengunjung CFD Boulevard masih cenderung sepi yakni sekitar pukul 06.20 Wita. Dia menduga ada ketersinggungan jukir setelah ditegur untuk tidak melakukan aktivitas perparkiran.

"Informasi yang kami terima adalah adanya mungkin ketersinggungan antara sekuriti Ramayana yang melarang untuk melakukan aktivitas parkir di sekitar pintu masuk Ramayana yang berada di Boulevard," paparnya.

Sementara, kata Asrul, titik yang dimaksud memang sudah kerap dijadikan lokasi parkir setiap CFD. Kondisi itulah yang kemudian berujung ketegangan hingga terjadi penikaman.

"Memang biasanya dijadikan sebagai titik parkir CFD setiap hari Minggu namun ada dugaan bahwa sekuriti ini sengaja melarang jukir tersebut untuk beraktivitas karena biasanya juga mereka melakukan kegiatan perparkiran di situ," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, jukir tersebut tidak terima dengan teguran korban hingga akhirnya terjadi penyerangan oleh dua orang pelaku. Korban mengaku melihat pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan menikam korban.

"Iya jadi pertama di pukul, lalu di tikam. Untuk lukanya di punggung luka tikam dan di tangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Uji Mughni kepada detikSulsel, Minggu (12/4).



Simak Video "Video: Aksi Nekat Sekuriti di Makassar, Curi Uang-Emas demi Judol"

(asm/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB