Kasus Wanita Sulut Tewas di Kamar Mandi: Sempat Diduga Jatuh-Suami Tersangka

Sulawesi Utara

Kasus Wanita Sulut Tewas di Kamar Mandi: Sempat Diduga Jatuh-Suami Tersangka

Tim detikcom - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 08:00 WIB
Eben Ratela saat diwawancarai di rumah.
Foto: Anak korban, Eben Ratela memegang foto mendiang ibunya, Shirley Najoan, yang tewas dianiaya. (Trisno Mais/detikcom)
Minahasa Utara -

Kasus wanita di Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Shirley Najoan (60) yang awalnya diduga tewas terjatuh di kamar mandi, akhirnya terungkap. Shirley ternyata tewas dianiaya suaminya inisial FT (60) yang kini ditetapkan jadi tersangka oleh polisi.

"Penyidik menaikkan status daripada saksi atas nama FT sebagai tersangka," ungkap Kapolres Minut AKBP Bambang Y Wibowo kepada detikcom, Kamis (29/9/2022).

Bambang mengatakan, penetapan FT sebagai tersangka dalam gelar perkara pada Kamis (22/9). FT ditetapkan tersangka usai penyidik memiliki alat bukti yang cukup.


"Dasar penetapan tersangka keterangan ahli, keterangan saksi (petunjuk) dan surat hasil autopsi," bebernya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik melanjutkan pemeriksaan terhadap FT. Sebanyak 10 saksi dimintai keterangan untuk mendalami kasus dugaan penganiayaan ini.

"Kita akan periksa FT sebagai tersangka. Kemudian sudah 10 saksi diperiksa, tetangga dan sekitar rumah korban," urai Bambang.

Penyidik Dalami Motif Tersangka

Bambang menuturkan, motif FT melakukan penganiayaan terhadap istrinya masih didalami penyidik. Pihaknya juga belum menjelaskan terkait kronologi penganiayaan pelaku terhadap korban hingga tewas.

"(Motif) masih dalam pendalaman," sebut Bambang.

Namun Bambang menekankan, terdapat sejumlah luka di tubuh korban. Bekas luka yang disebut sebagai tanda kekerasan.

"Bekas tubuh luka ditemukan pada tubuh korban menandakan bahwa korban mendapat kekerasan," ungkapnya.

Diketahui, polisi membentuk tim investigasi gabungan untuk mengusut kasus yang awalnya diduga kecelakaan murni ini. Penyidik sampai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak 2 kali.

Namun Shirley yang diduga tewas karena terjatuh di kamar mandi, akhirnya terungkap karena dianiaya suaminya. Bambang mengaku, pihaknya sempat terkendala dalam mengungkap kasus ini lantaran minimnya saksi dan mendapatkan alat bukti.

"Saksi-saksi di TKP minim. Masih melengkapi alat bukti lainnya dan keterangan saksi ahli," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (22/8) lalu.

Simak duduk perkara kasus penganiayaan di halaman berikutnya.