Ledakan bom diduga peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kompleks Perumahan Nelayan, Kabupaten Biak Numfor, Papua, menewaskan enam orang. Namun, insiden ini masih menyisakan tanda tanya terkait nasib tiga korban yang belum ditemukan dan sekitar 25 persen area terdampak dinyatakan belum aman.
Diketahui, bom diduga sisa PD II meledak di Kompleks Perumahan Nelayan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. Enam korban tewas yakni Israel Raubaba (7), Yisrel Raubaba (5), Karmila Ayorbaba (25), Delfin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), dan Mina Puadi (51).
Sementara tiga korban yang masih dalam pencarian, yakni Yulianus Raubaba (26), Lai Madura (45), dan Anis Marandof (27). Ledakan dahsyat tersebut juga mengakibatkan 12 bangunan berupa rumah dan gereja mengalami kerusakan.
Tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, pemerintah daerah, komunitas nelayan, serta relawan setempat, masih melakukan pencarian terhadap tiga korban hilang. Radius pencarian yang awalnya mencapai 500 meter hingga 1 kilometer diperluas menjadi 3 kilometer dari pusat ledakan.
"Upaya pencarian korban terus dilakukan secara maksimal. Hingga hari ini, radius pencarian telah diperluas hingga 3 Km dari titik pusat ledakan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).
Cahyo menuturkan, tim juga masih melakukan pengumpulan barang bukti guna mengungkap secara pasti penyebab ledakan. Tim Jibom dan Bidlabfor Polda Papua juga telah berhasil menemukan sejumlah benda dan barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa ledakan tersebut.
"Beberapa barang yang ditemukan telah dilakukan pengujian sampel awal di lokasi kejadian, sementara sebagian lainnya hari ini dibawa ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Bidlabfor Polda Papua," tuturnya.
Polres Biak Numfor juga mengambil langkah-langkah kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak ledakan. Salah satunya melalui kegiatan trauma healing yang dilaksanakan oleh personel Polwan Polres Biak Numfor di lokasi pengungsian yang disediakan Pemkab Biak Numfor.
"Tidak hanya fokus pada penanganan aspek keamanan dan penyelidikan, tetapi juga memastikan kondisi psikologis masyarakat dapat pulih, terutama anak-anak agar kembali ceria dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara normal," jelasnya.
Simak Video "Video: Detik-detik Ledakan Diduga Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor"
(hsr/hsr)