Anggota DPRD Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hasan Basri naik pitam saat menemui massa mahasiswa yang melakukan demonstrasi di kantornya lantaran diancam akan dibanting. Legislator itu langsung mengamuk dan mengejar mahasiswa yang mengancamnya.
Insiden itu terjadi di kantor DPRD Baubau, Jalan Raya Palagimata, Kelurahan Suula, Kecamatan Betoambari, Senin (20/4) siang. Aksi Hasan yang mengamuk dan mengejar mahasiswa demo kemudian viral di media sosial.
Dari video dilihat detikcom, tampak salah satu massa aksi bersitegang dengan pegawai DPRD Baubau hingga mengeluarkan kalimat ancaman. Hal itu memicu emosi sejumlah pegawai dan mendesak mahasiswa itu memberikan penjelasan.
Hasan yang berada di lokasi menemui massa turut menanggapi kalimat ancaman mahasiswa itu. Hasan kemudian terlihat mengejar mahasiswa itu dan dihalangi sejumlah pegawai serta anggota Satpol PP.
"Iya benar itu saya, tapi saat itu ada kata-kata dari adek-adek yang menurut saya kurang baik dan tidak pantas didengar," kata Hasan kepada detikcom, Kamis (23/4/2026).
Hasan Ditugaskan Temui Mahasiswa
Hasan mengungkapkan insiden itu bermula saat dirinya berada di kantor sedang rapat. Dia kemudian mendapat arahan dari pimpinan untuk menemui massa aksi yang marah dan membakar ban.
"Awalnya saya berada di dalam rapat, kemudian adik-adik ini datang melakukan demonstrasi," katanya.
Menurutnya, dinamika dengan massa sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelum insiden viral itu. Ia menyebut pada Jumat (17/4) sekitar pukul 10.00 Wita, mahasiswa sempat datang dan memaksa masuk ke kantor DPRD saat kegiatan internal sedang berlangsung.
"Waktu itu mereka datang saat kami masih kegiatan, bahkan lagu Indonesia Raya masih dinyanyikan. Tapi tetap kami layani dan kami terima dengan baik," ujarnya.
Simak Video "Temui Keunikan Kelapa Cabang Empat yang Menarik di Wakatobi"
(hsr/hsr)