Polda Jawa Tengah mengungkap 711 kasus premanisme selama tiga pekan. Di antaranya ada kasus melibatkan anggota-anggota dari 11 organisasi masyarakat (ormas).
Aksi demonstrasi mahasiswa dan ojek online di Kota Semarang masih berlangsung. Massa menolak mundur meski dihujani gas air mata dan ditembak water canon.