Kasus pemerkosaan anak di bawah umur di Sukabumi menyedot perhatian banyak pihak. Perjalanan kasus ini sempat diwarnai drama pelaporan terhadap nenek korban.
Seorang siswa SMK di Samarinda, Kaltim mengamuk lantaran tidak terima disuruh pushup oleh guru olahraganya. Siswa tersebut mengancam gurunya menggunakan parang.