Setiap Oktober, Indonesia merayakan Bulan Bahasa dan Sastra, mengenang Sumpah Pemuda. Bahasa daerah, termasuk Bajo, memperkaya identitas masyarakat Jawa Timur.
Perjuangan pemuda asal Borneo juga menjadi penggerak lahirnya Sumpah Pemuda. Perjuangan itu bermula dari sebuah asrama di Jakarta yang didirikan Ya' Sabran.