Sekitar 500 pesilat PSHT unjuk rasa di Madiun menolak Parluh 2026 pimpinan Moerdjoko. Mereka dukung M. Taufiq sebagai pimpinan sah. Polisi siaga 700 personel.
Pemerintah Iran mengatakan para mahasiswa memiliki hak berunjuk rasa, tetapi semuanya harus memahami batasan atau "garis merah" yang tidak boleh dilanggar.