Sosok pertama kali membangun Jatiluwih hingga dikenal wisatawan nasional maupun internasional adalah almarhum Wayan Windia, guru besar Fakultas Pertanian Unud.
Jalan aspal yang ditutup dengan tembok oleh pemilik tanah di Tasikmalaya akhirnya dibongkar. Jalan kini bisa diakses oleh warga setelah dilakukan musyawarah.