Ketegangan geopolitik meningkat secara global akibat rusaknya kabel bawah laut, infrastruktur penting yang mendukung konektivitas internet, di Laut Baltik.
Beberapa negara menolak untuk mematuhi surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu.
Sebuah kapal komersial asal China dituding sengaja menyeret jangkarnya di laut untuk memotong kabel bawah laut yang menghubungkan Jerman dan Finlandia.