Tersangka berupaya mengelabui jaksa dengan menghilangkan tanda lahir di wajah, mengganti nama serta membuat kartu tanda penduduk (KTP) domisili Mataram.
Soekarno tak hanya seorang pemikir dan pejuang, tetapi juga sangat mencintai seni. Darah seninya mengalir dari sang ibu yang berdarah Bali, Nyoman Rai Srimben.