2.000 rumah yang tersebar di empat kecamatan di Palopo diterjang banjir bandang. Ketinggian air berangsur surut namun masih menyisakan material lumpur.
Pj Wali Kota Palopo Asrul Sani menduga banjir bandang yang menerjang akibat pembalakan liar. Pihaknya akan menurunkan tim untuk menyelidiki hal tersebut.
Banjir bandang kembali menerjang sejumlah wilayah Palopo. Banjir terjadi dikarenakan adanya air bah dari hulu Sungai Latuppa yang meluap ke pemukiman warga.