Pedagang air isi ulang di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, viral di medsos. Gegaranya, beli motor dengan uang receh. Uang itu dihitung selama 3 hari.
Menerima pembayaran yang berlebih hingga 10 kali lipat, seorang penjual merasa tak terima. Ia mencari pelanggannya dan bersikeras untuk mengembalikannya.
Bank Indonesia (BI) menyebut sindikat uang palsu UIN Alauddin Makassar menggunakan teknik cetak printer inkjet dan sablon untuk memproduksi uang palsu.
Pedagang air isi ulang di Bojonegoro ini viral setelah membeli motor Honda PCX seharga Rp 33 juta dengan uang receh. Uang itu hasil nabung selama 7 tahun.
Pengusaha Annar Salahuddin Sampetoding, jatuh sakit saat akan ditahan sebagai tersangka sindikat uang palsu di gedung perpustakaan UIN Alauddin Makassar.