Pemerintah menambah alokasi rumah subsidi untuk buruh dari 20 ribu menjadi 50 ribu unit. Program ini bertujuan untuk mengatasi backlog kepemilikan rumah.
Kemnaker RI perkuat kerja sama penyediaan rumah subsidi bagi buruh. Target meningkat jadi 50 ribu unit hingga 2025, dorong kesejahteraan dan lapangan kerja.