Lagu Bengawan Solo karya maestro keroncong Gesang Martohartono tak lagi diputar di Stasiun Solo Balapan. Lagu itu dirilis sejak tahun 1950. Segini royaltinya.
Stasiun Purwokerto tetap memutar lagu "Di Tepinya Sungai Serayu" meski ada polemik royalti. Lagu ini menjadi ikon dan tidak ada larangan untuk diputarkan.
Keluarga Gesang khawatir lagu Bengawan Solo dilupakan setelah tidak diputar di Stasiun Solo Balapan. Lagu ini menjadi ikon dan bagian penting dari budaya Solo.
Stasiun Solo Balapan berhenti memutar lagu Bengawan Solo. Namun hal serupa tak terjadi di Stasiun Purwokerto yang tetap memutar lagu Di Tepinya Sungai Serayu.
PT KAI Daop 6 menghentikan lagu yang biasa diputar di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu, Yogyakarta. Keputusan ini juga diterapkan di Stasiun Solo Balapan.