×
Ad

Mau Beli Rumah? Cek Dulu 5 Spot Ini Aman dari Bocor Saat Hujan

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 13 Mar 2026 11:09 WIB
Ilustrasi rumah bocor. Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Sebelum membeli rumah, calon pembeli wajib mengecek secara langsung kondisinya. Hal ini untuk memastikan rumah yang dibeli dalam kondisi baik sehingga tidak menyesal nantinya.

Musim hujan seperti saat ini merupakan salah satu waktu terbaik untuk melakukan survei rumah. Sebab, calon pembeli rumah bisa mengecek tanda-tanda kebocoran di rumah.

Menurut kontraktor sekaligus CEO Lyvprojects Albert Lim, calon pembeli bisa mengecek beberapa spot mulai dari titik bocor, rembesan, kemiringan lantai, drainase, hingga talang air. Untuk cara mengeceknya, begini penjelasanya.

1. Kebocoran

Untuk mengecek ada kebocoran pada atap rumah, bisa dicek pada area plafon. Umumnya, atap yang pernah bocor pasti ada bercak air seperti garis kecoklatan. Lalu, apabila sudah terlalu sering bocor, akan muncul jamur atau black mold yang tampak seperti noda kehitaman.

Keuntungan mengecek rumah ketika hujan adalah calon pembeli bisa mengecek secara langsung. Sebab, ada beberapa penjual rumah nakal yang menutupi bekas jamur dengan mengecat plafonnya tanpa memperbaiki kerusakan pada atap.

"Kalau misalnya pemilik rumahnya baik, ya dia benerin bocornya, terus baru plafonnya dicat ulang, diganti plafon baru. Tapi kalau pemilik rumahnya jahat, dia cuma ngecat ulang (plafon). Kamu nggak tahu. Tiba-tiba masuk hujan, bocor lagi," kata Albert kepada detikcom pada Kamis (12/3/2026).

2. Rembesan

Mirip dengan tanda-tanda kebocoran, rembesan juga bisa diketahui dari jejak air. Umumnya jejak ini terlihat pada dinding rumah atau pinggiran plafon.

3. Drainase

Untuk mencegah banjir atau air menggenang, drainase di rumah harus lancar sehingga air bisa masuk ke sana. Cara mengetahui drainase lancar atau tidak adalah cek area depan rumah ada genangan air atau tidak. Apabila ada dan itu di area yang fatal, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk membeli rumah itu.

"Ngecekin drainase itu bagian area yang kena hujan, yang ada pembuangan itu ada genangan air atau nggak, atau airnya surut semua. Kalau ada genangan air berarti kemiringan lantainya (lahannya) jelek," jelasnya.

4. Kemiringan Lantai

Area yang lantainya harus dibuat miring adalah di area kamar mandi agar tidak ada genangan sehingga tidak menyebabkan lantai lembap dan licin. Lalu, lantai di sekitar pembuangan air, termasuk dekat talang air dan teras rumah.

Cara mengetahui lantai tersebut dibuat miring adalah dengan menyiram lantainya dan lihat ke mana air bergerak. Umumnya, lubang air berada di area paling rendah. Air akan bergerak ke sana. Apabila tidak miring, air menggenang di lantai dan hanya sedikit yang bergerak.

5. Talang Air

Talang air adalah tempat untuk menampung air hujan dan mengarahkannya ke bawah sehingga tidak ada air yang masuk ke plafon rumah.

Bagian ini harus dicek, apakah talang tersebut mampu menampung air hujan atau tidak. Apakah ada pohon di dekat talang air yang bisa mengotori jalur dan menghambat air turun.

Itulah cara mengecek kondisi rumah ketika datang di saat hujan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini



Simak Video "Video Detik-Detik Sinkhole Muncul di Tengah Jalan Bangkok Thailand"

(aqi/dhw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork