Infografis: Cara Cek Kebocoran di Rumah Tanpa Repot Naik ke Atap

Infografis: Cara Cek Kebocoran di Rumah Tanpa Repot Naik ke Atap

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Kamis, 04 Jun 2026 11:03 WIB
Ciri-ciri Atap Bocor
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Pemilik perlu merawat dan memerhatikan kondisi rumah, salah satunya bagian atap. Terkadang ada celah pada atap yang menyebabkan kebocoran.

Air yang masuk rumah bisa menimbulkan berbagai masalah, mulai dari merusak estetika hingga menyebabkan pertumbuhan jamur. Jika atap bocor dibiarkan, dampaknya makin serius.

Oleh karena itu, pemilik mesti tahu kondisi atap apakah ada kebocoran atau tidak. Caranya tidak perlu repot-repot naik atap pemilik bisa mendeteksi kebocoran dari tanda-tanda yang muncul di sekitar rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri Atap Rumah Bocor

Inilah tanda-tanda atap bocor yang perlu diketahui sehingga penghuni tak perlu cek sendiri ke atas atap, dikutip dari Angi's List.

1. Tetesan Air

Tanda paling jelas kalau rumah mengalami kebocoran adalah terdapat air menetes. Tetesan air itu berasal dari plafon atau pinggiran plafon. Meski hanya sedikit kebocoran, pemilik tetap perlu memperbaiki atap sebelum semakin parah.

ADVERTISEMENT

2. Genangan Air

Selain itu, pemilik bisa saja menemukan genangan air di lantai rumah. Genangan tersebut bisa di sudut ruangan atau pinggir dinding. Genangan air itu menandakan ada kebocoran yang tak disadari penghuni rumah.

3. Pertumbuhan Jamur di Dinding

Air dari atap bocor membuat rumah menjadi lembap. Nah, jamur akan tumbuh di tempat seperti itu. Dinding yang sering basah karena rembesan air dari atap bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Jamur bisa berupa noda putih hingga coklat di dinding.

Untuk mencari lokasi kebocoran, pemilik dapat mengukur seberapa jauh letak noda ke plafon. Letak kebocoran kemungkinan besar ada di dekat sana.

4. Noda Rembesan Air

Air bekas kebocoran juga bisa menimbulkan noda cokelat hingga kehitaman pada plafon serta bercak putih hingga cokelat pada dinding. Noda itu muncul setelah kebocoran yang berulang kali.

Noda itu merupakan tanda ada air meresap ke plafon atau dinding serta terdapat pertumbuhan jamur. Jika menemukan noda rembesan ini, bisa dipastikan da kebocoran pada atap.

5. Flashing Rusak atau Hilang

Flashing yang rusak atau hilang bisa jadi pertanda atap bocor. Komponen itu merupakan lapisan penutup khusus untuk bagian pinggiran atau area siku. Fungsi dari flashing adalah melindungi rumah dari kebocoran.

Itulah cara mengetahui atap rumah bocor tanpa perlu naik. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads