Pernahkah detikers membayangkan berenang berdampingan dengan pari manta yang menari anggun atau menyaksikan langsung momen penyu hijau bertelur di bawah terangnya bulan? Pengalaman ini bisa diperoleh di Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Sangalaki, Berau, Kalimantan Timur.
Artikel ini akan mengajak detikers menyelami keajaiban pulau tersebut, mulai dari kondisi geografis, kekayaan ekosistem dan keanekaragaman satwanya, hingga deretan aktivitas wisata yang memukau. Ketahui juga panduan perjalanan beserta informasi tiketnya.
Mengenal Taman Wisata Alam Pulau Sangalaki
Dikutip dari situs BKSDA Kaltim, TWA Pulau Sangalaki merupakan kawasan konservasi penting yang dimanfaatkan untuk pariwisata, pendidikan, dan pelestarian ekosistem alam. Secara administratif, surga tersembunyi ini terletak di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Kawasan seluas 280,07 hektare ini memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan daratannya didominasi oleh hamparan gosong pasir pantai yang datar. Secara geografis, pesisir Pulau Sangalaki merupakan bagian dari Perairan Laut Sulawesi yang juga dilalui oleh lintasan arus dunia.
Sejarah penetapan kawasan konservasi ini bermula sejak tahun 1982 dan statusnya terus diperkuat hingga disahkan secara resmi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2023. Kini, pengelolaannya berada di bawah kendali Balai KSDA Kalimantan Timur yang menerapkan perlindungan ketat melalui patroli cerdas selama 24 jam penuh.
Ekosistem dan Keanekaragaman Satwa
TWA Pulau Sangalaki menaungi empat tipe ekosistem utama yang meliputi hutan dataran rendah, hutan pantai, padang lamun, dan terumbu karang. Perpaduan ekosistem yang beragam ini menjadikannya rumah yang sangat nyaman bagi pelestarian berbagai jenis flora dan fauna laut.
Wilayah perairan dangkalnya didominasi oleh tumbuhan lamun sendok, sedangkan terumbu karangnya dipenuhi oleh berbagai spesies pembentuk karang yang kokoh. Selain kekayaan tumbuhan dan vegetasi pesisir, kawasan perairan dan daratan ini juga menjadi habitat penting bagi ribuan satwa eksotis.
Keberadaan fauna di pulau konservasi ini sangat beragam, mulai dari jenis burung, reptil, hingga berbagai biota pelagis pelintas batas. Berikut adalah satwa dan biota laut yang hidup dan menjadikan TWA Pulau Sangalaki sebagai habitat alaminya:
- Penyu hijau (Chelonia mydas)
- Pari manta (Manta birostris)
- Pari hitam tutul putih (Dasyatis kuhlii)
- Biawak air (Varanus salvator)
- Kuntul karang (Egretta sacra)
- Cekakak sungai (Todiramphus chloris)
- Ikan badut (Amphiprion ocellaris)
- Gurita (Octopus vulgaris)
- Belut laut (Gymnothorax sp)
- Bintang laut (Asteroidea sp)
(bai/bai)