Palangka Raya - Begini suasana Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Rabu (30/9/2026). Tercatat kualitas udara masih termasuk sangat tidak sehat dan jarak pandang minim.
Begini Potret Kabut Asap di Palangka Raya, Jarak Pandangnya Hanya 200 Meter
Tercatat ada penurunan jumlah titik panas dan kejadian karhutla di Kalimantan Tengah. Meski begitu, tingkat waspada kebakaran masih tinggi. Kondisi kabut asap di sejumlah daerah termasuk Palangka Raya pun masih belum membaik. Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib mengatakan, di penghujung bulan September 2026 hampir seluruh wilayah Kalteng masuk kategori sangat tinggi atau sangat mudah terbakar.
Selain ancaman api, asap karhutla juga berdampak terhadap jarak pandang. Tercatat pada Rabu (30/9/2026) kemarin misalnya, jarak pandang di Palangka Raya hanya sekitar 0,2 kilometer atau setara 200 meter. Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Kondisi serupa terjadi di sejumlah daerah lain. Jarak pandang di Sampit dan Muara Teweh masing-masing tercatat 0,7 kilometer, sedangkan Pangkalan Bun dan Buntok sekitar 1,3 kilometer. Seluruh titik pemantauan BMKG melaporkan kondisi cuaca berasap. Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), indeks kualitas udara di wilayah tersebut mencapai 1.199 pada Selasa (29/9/2026) pukul 13.08 WIB.
Angka tersebut tercatat di stasiun pemantauan Palangkaraya yang berada di Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Parameter yang menjadi parameter kritikal adalah particulate matter (PM)2.5.
Dalam kategori ISPU, angka 1-50 masuk kategori baik, 51-100 tergolong sedang, 101-200 masuk kategori tidak sehat, dan 201-300 termasuk sangat tidak sehat. Sementara itu, ISPU di atas 300 sudah masuk kategori berbahaya. Dengan demikian, angka 1.199 yang tercatat di Palangka Raya berada dalam kategori berbahaya. Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
