Menjelajahi Sisi Lain Derawan: Eloknya Suaka Margasatwa Pulau Semama

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Rabu, 09 Sep 2026 10:30 WIB
Foto: Wisata Suaka Margasatwa Pulau Semama, Kepulauan Derawan, Berau, Kaltim. (dok Kemenhut)
Berau -

Tersembunyi di perairan jernih Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, terdapat Suaka Margasatwa Pulau Semama yang menawarkan pesona ekosistem laut. Daerah pesisirnya menjadi surga bagi habitat penyu hijau hingga puluhan jenis burung eksotis.

Melalui artikel ini, detikers dapat mengetahui keindahan kekayaan flora dan faunanya, panduan rute perjalanan beserta aktivitas wisata menarik, hingga ragam tantangan pelestarian yang membuat kawasan ini sangat layak untuk ditelusuri lebih lanjut.

Mengenal Suaka Margasatwa Pulau Semama

Suaka Margasatwa (SM) Pulau Semama merupakan kawasan konservasi seluas 220,14 hektare yang terletak di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kawasan ini memiliki fungsi utama untuk melindungi keanekaragaman satwa beserta habitatnya melalui serangkaian kegiatan konservasi, penelitian, dan pendidikan.

Dikutip dari situs BKSDA Kaltim, sejarah penetapan wilayah ini berawal dari kekhasan alamnya yang ditandai dengan kekayaan flora, fauna, serta ekosistem laut pantainya sejak tahun 1982. Sebagai bentuk penguatan status hukum yang lebih mutakhir, kementerian terkait telah menetapkannya secara resmi menjadi hutan suaka margasatwa melalui keputusan menteri pada tahun 2023.

Iklim di kawasan konservasi ini sangat dipengaruhi oleh cuaca Samudera Pasifik dengan curah hujan tertinggi biasanya terjadi pada awal atau akhir musim penghujan. Suhu udara hariannya tidak menunjukkan fluktuasi yang drastis antara siang dan malam hari, yakni berada pada kisaran 24,8ºC hingga 27,9ºC.

Secara morfologi, daratan pulau ini berupa dataran pantai yang membentang datar dengan material penyusun berupa fragmen karang dan pasir putih kasar. Perairan di sekitarnya termasuk dalam jalur lintasan arus dunia yang ditopang oleh empat tipe ekosistem utama berupa hutan mangrove, hutan pantai, padang lamun, dan terumbu karang.

Wisata Suaka Margasatwa Pulau Semama, Kepulauan Derawan, Berau, Kaltim. (dok Kemenhut)

Keanekaragaman Flora dan Fauna

Keberagaman hayati di SM Pulau Semama sangat melimpah karena didukung oleh perairan dangkal serta wilayah daratan yang terjaga dengan baik. Kawasan daratannya sendiri didominasi oleh tanaman kelapa, vegetasi formasi Barringtonia, hingga tumbuhan kangkung laut (Ipomoea pes-caprae) yang menghampar di sekitar area pasir putih.

Area pesisir juga ditumbuhi oleh beragam jenis flora pelindung ekosistem unggulan seperti berbagai spesies pohon mangrove, rumput lamun, dan anggrek liar. Beberapa contoh tumbuhan asli yang dapat ditemukan hidup subur di pulau ini meliputi:

  • Api-api (Avicennia marina)
  • Bakau hitam (Rhizophora mucronata)
  • Tanjang merah (Bruguiera gymnorrhiza)
  • Lamun pita (Cymodocea rotundata)
  • Anggrek pandan (Cymbidium finlaysonianum)
  • Anggrek merpati (Dendrobium crumenatum)

Selain flora yang beragam, pulau ini juga menjadi habitat penting bagi puluhan spesies burung laut dan reptil purba. Daratannya menjadi tempat tinggal bagi kelompok predator puncak ekosistem pulau seperti biawak air (Varanus salvator) serta hewan unik krustasea seperti kepiting kenari (Birgus latro).

Perairan laut beserta area tepi pantainya juga menyimpan pesona satwa yang tak kalah menakjubkan bagi keseimbangan alam. Daftar rincian fauna menonjol yang menghuni daratan, udara, dan lautan Pulau Semama mencakup:

  • Penyu hijau (Chelonia mydas)
  • Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)
  • Cikalang besar (Fregata minor)
  • Kuntul karang (Egretta sacra)
  • Elang laut dada putih (Haliaeetus leucogaster)
  • Ikan badut (Amphiprion ocellaris)
  • Pari hitam tutul putih (Dasyatis kuhlii)
  • Kima besar (Tridacna maxima)




(bai/des)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork