Kalimantan Selatan (Kalsel) dikenal kental dengan nilai-nilai religius. Terlebih saat bulan Ramadhan, suasana Islami akan sangat terasa di Bumi Lambung Mangkurat ini.
Jika detikers sedang berada di kawasan ibu kota, baik di Banjarbaru, Banjarmasin, hingga Kabupaten Banjar, ada banyak masjid yang bisa dikunjungi selama Ramadhan. Suasana yang tenang diharapkan bisa mendukung aktivitas ibadah kalian.
Berikut 8 masjid di kawasan Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar yang bisa dikunjungi untuk berwisata religi selama Ramadhan.
1. Masjid Raya Sabilal Muhtadin
Nama masjid ini diambil dari kitab masyhur karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah landmark di pusat Kota Banjarmasin.
Dikutip dari situs Disbudporapar Banjarmasin, masjid ini berdiri di atas lahan seluas 100.000 meter persegi di pusat Kota Banjarmasin. Kawasan ini dulunya adalah kompleks Asrama Tentara Tatas, yang pada masa kolonial Belanda dikenal dengan nama Fort Tatas atau Benteng Tatas.
Kubah tembaganya yang besar dan arsitekturnya yang futuristik berdiri gagah di tengah area yang sangat luas dan rimbun. Halaman luarnya yang luas sering kali menjadi lokasi festival Ramadhan, tempat warga berburu takjil legendaris khas Banjar.
Masjid ini beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No 1, Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.
2. Masjid Jami' Banjarmasin
Terletak di kawasan bersejarah Sungai Jingah, Masjid Jami' Banjarmasin memancarkan aura nostalgia yang kuat. Masjid ini berdiri megah dengan dominasi material kayu ulin dan warna kecokelatan yang hangat.
Saat Ramadhan tiba, masjid yang berada di tepi sungai ini menjadi pusat kegiatan masyarakat Banjarmasin Utara. Masjid ini juga memiliki tradisi berbuka puasa bersama.
Detikers dapat menemukan bangunan bersejarah ini di Jalan Mesjid Jami, Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara.
3. Masjid Hasanuddin Madjedi Banjarmasin
Masjid Hasanuddin Madjedi bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol perjuangan intelektual. Dinamai demikian untuk menghormati pahlawan Ampera dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Bangunannya yang modern dan dilengkapi pendingin ruangan menjadikannya tempat yang sangat nyaman bagi jemaah yang ingin mengikuti kajian Islam selama bulan puasa.
Lokasinya sangat mudah dijangkau karena berada di jalur utama masuk kota, yaitu di Jalan Brigjen H Hasan Basri (Bundaran Kayutangi), Pangeran, Banjarmasin Utara.
4. Masjid Sultan Suriansyah
Mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah di Kuin Utara seakan membawa detikers melintasi lorong waktu menuju masa awal masuknya Islam di Tanah Banjar. Masjid ini merupakan yang tertua di Kalimantan Selatan, dibangun pada masa pemerintahan Raja Banjar pertama yang memeluk Islam.
Bangunan ini masih mempertahankan arsitektur aslinya dengan atap tumpang tindih dan ukiran-ukiran kuno yang sarat makna. Suasana di sini tenang dan bersahaja, jauh dari kebisingan kota, memberikan pengalaman spiritual yang mendalam.
Terletak di pinggir sungai di Jalan Kuin Utara, Banjarmasin Utara, masjid ini adalah cagar budaya yang dilindungi. Pengunjung bisa datang menggunakan klotok (perahu) untuk merasakan sensasi wisata sejarah yang utuh.
(bai/bai)