8 Masjid Wisata Religi saat Ramadhan di Kalsel

8 Masjid Wisata Religi saat Ramadhan di Kalsel

ba - detikKalimantan
Rabu, 18 Feb 2026 08:01 WIB
Masjid Sultan Suriansyah. Foto: Laman Kemenparekraf/Cagar Budaya/Kecamatan Banjarmasin Utara
Foto: Masjid Sultan Suriansyah. Foto: Kemenparekraf
Banjarmasin -

Kalimantan Selatan (Kalsel) dikenal kental dengan nilai-nilai religius. Terlebih saat bulan Ramadhan, suasana Islami akan sangat terasa di Bumi Lambung Mangkurat ini.

Jika detikers sedang berada di kawasan ibu kota, baik di Banjarbaru, Banjarmasin, hingga Kabupaten Banjar, ada banyak masjid yang bisa dikunjungi selama Ramadhan. Suasana yang tenang diharapkan bisa mendukung aktivitas ibadah kalian.

Berikut 8 masjid di kawasan Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar yang bisa dikunjungi untuk berwisata religi selama Ramadhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Masjid Raya Sabilal Muhtadin

Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Foto: dok masjidrayasabilalmuhtadin.com

Nama masjid ini diambil dari kitab masyhur karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah landmark di pusat Kota Banjarmasin.

Dikutip dari situs Disbudporapar Banjarmasin, masjid ini berdiri di atas lahan seluas 100.000 meter persegi di pusat Kota Banjarmasin. Kawasan ini dulunya adalah kompleks Asrama Tentara Tatas, yang pada masa kolonial Belanda dikenal dengan nama Fort Tatas atau Benteng Tatas.

Kubah tembaganya yang besar dan arsitekturnya yang futuristik berdiri gagah di tengah area yang sangat luas dan rimbun. Halaman luarnya yang luas sering kali menjadi lokasi festival Ramadhan, tempat warga berburu takjil legendaris khas Banjar.

Masjid ini beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No 1, Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

2. Masjid Jami' Banjarmasin

Terletak di kawasan bersejarah Sungai Jingah, Masjid Jami' Banjarmasin memancarkan aura nostalgia yang kuat. Masjid ini berdiri megah dengan dominasi material kayu ulin dan warna kecokelatan yang hangat.

Saat Ramadhan tiba, masjid yang berada di tepi sungai ini menjadi pusat kegiatan masyarakat Banjarmasin Utara. Masjid ini juga memiliki tradisi berbuka puasa bersama.

Detikers dapat menemukan bangunan bersejarah ini di Jalan Mesjid Jami, Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara.

3. Masjid Hasanuddin Madjedi Banjarmasin

Masjid Hasanuddin Madjedi bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol perjuangan intelektual. Dinamai demikian untuk menghormati pahlawan Ampera dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Bangunannya yang modern dan dilengkapi pendingin ruangan menjadikannya tempat yang sangat nyaman bagi jemaah yang ingin mengikuti kajian Islam selama bulan puasa.

Lokasinya sangat mudah dijangkau karena berada di jalur utama masuk kota, yaitu di Jalan Brigjen H Hasan Basri (Bundaran Kayutangi), Pangeran, Banjarmasin Utara.

4. Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah. Foto: Laman Kemenparekraf/Cagar Budaya/Kecamatan Banjarmasin UtaraMasjid Sultan Suriansyah. Foto: Masjid Sultan Suriansyah. Foto: Laman Kemenparekraf/Cagar Budaya/Kecamatan Banjarmasin Utara

Mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah di Kuin Utara seakan membawa detikers melintasi lorong waktu menuju masa awal masuknya Islam di Tanah Banjar. Masjid ini merupakan yang tertua di Kalimantan Selatan, dibangun pada masa pemerintahan Raja Banjar pertama yang memeluk Islam.

Bangunan ini masih mempertahankan arsitektur aslinya dengan atap tumpang tindih dan ukiran-ukiran kuno yang sarat makna. Suasana di sini tenang dan bersahaja, jauh dari kebisingan kota, memberikan pengalaman spiritual yang mendalam.

Terletak di pinggir sungai di Jalan Kuin Utara, Banjarmasin Utara, masjid ini adalah cagar budaya yang dilindungi. Pengunjung bisa datang menggunakan klotok (perahu) untuk merasakan sensasi wisata sejarah yang utuh.

5. Masjid Agung Al-Munawwarah Banjarbaru

Masjid Agung Al-Munawwarah merupakan ikon kebanggaan warga Banjarbaru. Masjid ini menawarkan kenyamanan beribadah dengan konsep arsitektur modern yang menyatu dengan alam.

Bangunan ini dirancang tanpa tiang penyangga di bagian tengah ruang utama, sehingga berkesan lapang saat ribuan jamaah berkumpul untuk salat Tarawih. Halaman masjid yang luas dan dipenuhi pepohonan hijau kerap menjadi lokasi favorit warga untuk ngabuburit santai bersama keluarga.

Masjid ini terletak strategis di jantung kota, tepatnya di Jalan Trikora No 9, Kemuning, Banjarbaru Selatan.

6. Masjid Agung Al-Karomah Martapura

Masjid terbesar di Kalimantan SelatanMasjid Agung Al-Karomah. Foto: NFadils/d'Traveler

Bergeser ke Martapura yang dijuluki 'Serambi Mekkah', ada Masjid Agung Al-Karomah yang berdiri sebagai pusat spiritual di Kalsel. Daya tarik magis masjid ini terletak pada saka guru atau empat tiang utama dari kayu ulin tua peninggalan Datu Landak.

Gaya bangunan lama ini masih dipertahankan di tengah kemegahan bangunan modern bergaya Eropa-Banjar. Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, masjid ini biasanya dipadati jemaah yang ingin menghabiskan malam untuk beribadah.

Masjid ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

7. Masjid Datu Abulung

Di kawasan Martapura Barat, terdapat sebuah permata tersembunyi bernama Masjid Datu Abulung (Masjid Jami Syekh Abdul Hamid Abulung). Masjid ini merupakan peninggalan sejarah yang berkaitan erat dengan penyebaran tasawuf di Kalimantan.

Perjalanan menuju masjid ini menawarkan pengalaman visual yang memikat karena melintasi permukiman tepi sungai yang asri. Kesederhanaan bangunan tua ini menjadi daya tarik utama.

Masjid ini berada di Desa Sungai Batang, Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

8. Masjid Bambu Kiram

Suasana Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan di kawasan desa wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (13/4/2022). Masjid yang hampir semua bangunan terbuat dari bahan bambu itu memiliki bentuk bangunan yang memadukan kearifan lokal dan unsur sejarah yakni menyerupai jukung (perahu) dan bangunan pucuk masjid seperti Masjid Sultan Suriansyah yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan di kawasan desa wisata Kiram Park. Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Berbeda dari masjid-masjid lainnya yang sarat sejarah kuno, Masjid Bambu Kiram menawarkan pesona inovasi arsitektur di tengah alam pegunungan. Lokasinya di kawasan wisata Kiram Park, Desa Kiram, Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Masjid ini dibangun menggunakan material bambu yang disusun secara estetis, menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Saat Ramadhan, masjid ini menjadi destinasi favorit, terutama di siang hari, karena jemaah bisa merasakan kesejukan di tengah hari.

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads