Dear Warga Banjarmasin-Banjarbaru, Ini Jadwal Buka Puasa 4 Maret 2026

Langkah Emas Raih Kemenangan

Dear Warga Banjarmasin-Banjarbaru, Ini Jadwal Buka Puasa 4 Maret 2026

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Rabu, 04 Mar 2026 15:15 WIB
Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin/Foto: dok masjidrayasabilalmuhtadin.com
Banjarmasin -

Dear detikers di Banjarmasin dan Banjarbaru, berikut ini jadwal buka puasa untuk Rabu (4/3/2026). Di hari ke-14 Ramadan 1447 Hijriah ini, semoga ibadah puasanya diberi kelancaran.

Sepuluh hari kedua Ramadan sering disebut sebagai fase pertengahan yang penuh ampunan. Pada masa inilah umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak tilawah, dan memperkuat taubat.

Jadwal Buka Puasa Banjarmasin untuk 4 Maret 2026:

  • Magrib: 18:41 Wita
  • Isya: 19:50 Wita

Jadwal Buka Puasa Banjarbaru untuk 4 Maret 2026:

  • Magrib: 18:40 Wita
  • Isya: 19:49 Wita

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 se-Indonesia

detikers juga bisa melihat jadwal imsak dan buka puasa di kota lainnya dengan memasuki laman detikHikmah di detikcom. Berikut cara mengaksesnya:

  1. Klik link https://detikhikmah.com/jadwal
  2. Pilih kota yang diinginkan pada menu "Cari Kota Lainnya"
  3. Halaman akan menampilkan jadwal Imsak dan buka puasa di kota tersebut.
  4. Jika ingin mengunduh jadwal imsak, klik tombol "Download" untuk simpan jadwal.

Jadwal Imsak ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI)

Sejarah Singkat Masjid Raya Sabilal

Dalam studi Irham Ridho Maulana Rahman berjudul Implementasi Etika Komunikasi Dakwah pada Ceramah Agama Ustadz Ilham Humaidi di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin dari UIN Antasari, masjid ini memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perkembangan Islam di daerah tersebut.

Awalnya, pada tahun 1772 seorang ulama asal Mekkah bernama Syekh Abdul Jalil bin Abdullah Alkaff datang ke Martapura. Beliau mendirikan sebuah surau sederhana yang dikenal sebagai Surau Alkaff. Surau ini kemudian menjadi pusat awal penyebaran ajaran Islam di wilayah Kalimantan Selatan.

Seiring waktu, pada tahun 1850 bangunan tersebut diperluas dan berkembang menjadi masjid yang lebih besar di bawah kepemimpinan putranya, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, seorang ulama besar yang berpengaruh dan dikenal luas sebagai tokoh penting dalam sejarah Islam Nusantara.

Memasuki tahun 1960-an, masjid ini mengalami renovasi besar dan diberi nama baru, Masjid Sabilal Muhtadin. Nama tersebut diambil dari karya monumental Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Sabilal Muhtadin Fi Syarh al-Muqaddimah Al-Jazariyah, sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam membangun fondasi keilmuan Islam.

Keinginan masyarakat Kalimantan Selatan untuk memiliki sebuah Masjid Raya yang monumental semakin kuat, sehingga pada tahun 1974 rencana pembangunan masjid besar dimulai dengan dukungan tokoh masyarakat dan ulama.

Pembangunan masjid berlangsung beberapa tahun, hingga pada 31 Oktober 1979 masjid ini pertama kali digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Adha. Akhirnya, pada 9 Februari 1981 Masjid Raya Sabilal Muhtadin diresmikan oleh Presiden Soeharto.




(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads