Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menarik Kompol AS ke Mapolda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan hubungannya dengan seorang wanita sipil yang dikabarkan hamil. AS merupakan Kepala Satuan (Kasat) yang bertugas di Polresta Samarinda yang saat ini diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kaltim lantaran dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Tedy Sopandi mengatakan pemeriksaan terhadap Kompol AS dilakukan secara intensif. Salah satu dugaan pelanggaran yang didalami yakni terkait kunjungan ke tempat hiburan malam (THM) yang tidak berkaitan dengan tugas kedinasan.
"Yang bersangkutan telah ditarik ke Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan oleh Bid Propam terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri, khususnya karena mengunjungi tempat hiburan malam yang tidak berkaitan dengan pelaksanaan tugas kedinasan," kata Tedy, Jumat (21/8/2026).
Dalam proses pemeriksaan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mendalami fakta terkait perkara tersebut. Salah satunya mengenai seorang wanita yang sebelumnya ramai diberitakan diduga memiliki hubungan dengan Kompol AS.
Tedy mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, wanita tersebut diketahui bekerja sebagai Lady Companion (LC) di salah satu tempat hiburan malam. Selain itu, wanita tersebut juga diduga menawarkan layanan prostitusi secara daring atau open booking (Open BO). Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam disebut pernah menjadi pelanggannya, termasuk Kompol AS.
"Berdasarkan keterangan saksi, setiap selesai transaksi, pelanggan memberikan sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara kedua belah pihak. Namun, seluruh informasi tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman pemeriksaan," ujarnya.
Di sisi lain, wanita tersebut diketahui tengah menjalani rehabilitasi setelah sebelumnya diamankan dalam perkara penyalahgunaan narkotika.
Wanita itu diamankan di bandara pada Juli 2026 karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Hasil pemeriksaan urine juga menunjukkan yang bersangkutan positif mengandung narkotika. Saat diamankan, wanita tersebut diketahui sedang dalam kondisi hamil.
Simak Video "Video: Oknum Polisi di Jambi Bunuh Dosen Wanita, Diduga Karena Asmara"
(des/des)