Motif-Motif Batik Benang Bintik Khas Kalimantan Tengah dan Filosofinya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 29 Sep 2026 06:59 WIB
Batik Kalimantan Tengah. Foto: Dok. Diskominfo Kalteng
Palangka Raya -

Kalimantan Tengah memiliki batik khas yang dikenal dari suku Dayak. Benang Bintik namanya. Kain ini memiliki ragam motif yang diambil dari kehidupan, alam, rumah adat, senjata, dan kepercayaan masyarakat Dayak Ngaju.

Motif-motif tersebut di antaranya ada Batang Garing, Huma Betang, ukiran Dayak, senjata, naga, Balanga, dan berbagai motif campuran. Ada pula motif yang terinspirasi dari alam seperti Talawang, Kalalawit, Bajakah Kalalawit, Tabiku atau Kantong Semar, dan Burung Enggang.

Dilihat dari warnanya, Benang Bintik punya karakter yang cukup berani. Warna yang banyak digunakan adalah merah, biru, kuning, dan hijau, yang dipadukan dengan warna gelap seperti hitam dan cokelat. Kain yang biasa digunakan adalah katun, sutera, ataupun campuran sutera.

Yuk, lihat berbagai macam motif Benang Bintik khas Kalimantan Tengah!

Batang Garing

Motif Batang Garing. Foto: Dok. Istimewa (Rahmawati et al.)

Motif yang paling menonjol dari Benang Bintik adalah motif Batang Garing atau Batang Haring. Motif ini hampir ada di semua Benang Bintik. Maknanya juga sangat berarti bagi masyarakat Dayak Ngaju, berkaitan dengan kepercayaan spiritual mereka.

Dalam kepercayaan Dayak Ngaju, Batang Garing adalah simbolisasi dari Ranying Hatalla Langit atau Tuhan yang Maha Esa. Bentuk pohonnya yang menjulang seperti tombak melambangkan alam atas atau hubungan dengan Tuhan, sementara bagian lainnya menggambarkan hubungan dengan dunia bawah atau kehidupan manusia.

Daun pada pohon digambarkan juga dengan ekor burung Enggang, sedangkan buah adalah simbol dari manusia. Batang Garing sebenarnya merepresentasikan tiga tingkatan, mulai dari tingkatan alam atas sebagai tempat Ranying Hatalla Langit, bumi atau Pantai Danum Kalunen sebagai bumi tempat manusia, dan alam bawah atau air yang berkaitan dengan Jata Balawang Bulau atau pasangan dari Ranying Hatalla Langit.




(des/des)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork