Kalimantan Tengah

Jarak Pandang Bandara Iskandar Anjlok 500 Meter, 4 Penerbangan Delay

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 31 Agu 2026 20:47 WIB
Ilustrasi pesawat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng. Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan
Kotawaringin Barat -

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengusik aktivitas penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Jarak pandang sempat menurun hingga 500 meter.

Pada Senin (31/8/2026), jarak pandang yang sangat pendek berdampak terhadap jadwal sejumlah penerbangan Batik Air dan Nam Air. Hingga pukul 17.45 WIB, sedikitnya empat penerbangan terdampak keterlambatan (delay).

"Penurunan jarak pandang paling signifikan terjadi pada pagi hari. Pada pukul 05.00 WIB, visibility tercatat sekitar 1.000 meter dengan kondisi disertai asap," ujar Kepala UPBU Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie kepada detikKalimantan, Senin sore.

Hanya berselang 30 menit, jarak pandang kembali turun menjadi 500 meter pada pukul 05.30 WIB. Kondisi tersebut membuat penerbangan harus menyesuaikan dengan situasi jarak pandang di sekitar bandara.

"Visibility kemudian berada di kisaran 1.000 meter pada pukul 06.00-06.30 WIB dan meningkat menjadi 1.200 meter pada pukul 07.00 WIB," katanya.

Kondisi berangsur membaik pada pukul 08.00 WIB ketika jarak pandang mencapai 6.000 meter. Satu jam kemudian, visibility bahkan menembus 8.000 meter. Dampak kabut asap tidak hanya dirasakan pada penerbangan yang datang, tetapi juga menjalar ke penerbangan berikutnya.

"Pesawat Batik Air rute Jakarta-Pangkalan Bun tercatat tiba pukul 09.02 WIB dengan kondisi delay akibat kabut asap. Hal serupa terjadi pada penerbangan Nam Air rute Jakarta-Pangkalan Bun yang tiba pukul 09.50 WIB," ujarnya.

Keterlambatan tersebut kemudian menimbulkan efek berantai terhadap penerbangan lanjutan Nam Air dari Pangkalan Bun menuju Semarang dan Jakarta.



Simak Video "Video Kota di Pakistan Diselimuti Kabut Asap Berbahaya!"


(bai/bai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork