Jangan Panik, Begini Pertolongan Pertama Saat Tergigit Ular

Anindyadevi Aurellia - detikKalimantan
Jumat, 09 Okt 2026 06:58 WIB
Ilustrasi Ular Masuk Rumah. Foto: Hendrik Schlott/Unsplash
Balikpapan -

Gigitan ular dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan. Dalam situasi seperti ini, tindakan pertama yang dilakukan sangat penting untuk mencegah kondisi korban semakin memburuk.

Gigitan ular berbisa merupakan kondisi gawat darurat yang dapat mengancam nyawa bila tidak ditangani dengan tepat. Rasa panik sering kali membuat orang terburu-buru mengambil tindakan yang justru tidak tepat.

Biasanya dalam situasi seperti ini, korban akan menjadi lebih panik karena takut mati. Maka perlu dilakukan pertolongan dengan langkah yang tepat sambil mencari bantuan medis.

Pertolongan Pertama Saat Tergigit Ular

7 Perbedaan Ular Kobra dan King Cobra, Mana yang Lebih Berbisa? Foto: Michael Allen Smith/Wikimedia Commons/CC BY-SA 2.0

Ketika seseorang digigit ular lalu terlihat ada bekas taring, maka kemungkinan besar yang menggigit adalah ular berbisa, sehingga korbannya harus segera mendapat pertolongan pertama. Gigitan itu dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan, hingga penderita pingsan, sukar bernapas, dan mungkin disertai muntah.

Bisa ular dapat menghancurkan sel-sel darah, saraf, jantung, dan ginjal. Bisa ini juga akan menimbulkan gejala berat yang menandai terjadinya kerusakan organ tubuh, sehingga pertolongan pertama dan penanganan medis harus segera dilakukan.

Ahli Toksinologi Indonesia, dr Tri Maharani, menjelaskan bahwa ada sejumlah langkah pertolongan pertama menangani gigitan ular. Namun hal yang paling utama harus dilakukan adalah jangan panik, agar tidak merangsang ketegangan otot yang justru akan memperparah persebaran racun. Untuk penolong, menenangkan korban adalah sangat penting karena rata-rata penderita biasanya takut mati.

Pakar Toksinologi, Dr Tri Maharani Foto: Femi Diah/detikcom

dr Maha, begitu panggilannya, juga menegaskan bahwa adanya informasi beredar bahwa penanganan pertama dengan mengikat atau menghisap titik luka gigitan merupakan hal yang salah. Berikut sejumlah langkah pertolongan pertama saat tergigit ular:

1. Jangan Banyak Bergerak

Segera duduk atau berbaring dengan posisi gigitan dalam keadaan netral dan nyaman. Jika memungkinkan, letakkan gigitan di bawah level jantung untuk membantu mengurangi penyebaran racun ke seluruh tubuh. Posisi ini juga membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Langkah pertama usai tergigit ular adalah imobilisasi atau kurangi pergerakan. Sebab, racun atau venom ular menyebar melalui kelenjar getah bening bukan melalui darah, sehingga langkah menyedot darah dari luka gigitan justru tidak tepat.

Kepanikan dan banyak bergerak dapat mempercepat penyebaran racun melalui aliran darah, sehingga tetap tenang dan batasi gerakan korban.

2. Lepas Benda yang Ketat

Lepaskan benda yang ketat di sekitar area gigitan seperti cincin, gelang, jam, sepatu, ikat pinggang dll sebab pembengkakan bisa terjadi dengan cepat.

3. Pakaikan Bidai atau Kain

Kemudian imobilisasi bagian tubuh yang tergigit dengan menggunakan bidai atau kain untuk membatasi gerakan, mirip penanganan pada patah tulang. Luruskan bagian tubuh yang tergigit ular, apit dengan dua benda keras dan datar jika tidak ada bidai.

Ikat erat di bagian atas dan bawah agar benda tersebut tersanggah dengan benar. Sebisa mungkin posisikan area gigitan lebih rendah dari jantung untuk memperlambat penyebaran racun.

Pemberian penekanan area yang tergigit dilakukan agar otot tubuh tak berkontraksi. Tujuannya untuk menunda racun menjalar ke seluruh tubuh agar tidak merusak organ-organ tubuh.




(aau/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork