Bukan Pakai Garam, Ini 7 Cara Mencegah Ular Masuk ke dalam Rumah

Bukan Pakai Garam, Ini 7 Cara Mencegah Ular Masuk ke dalam Rumah

Anindyadevi Aurellia - detikKalimantan
Sabtu, 03 Okt 2026 13:56 WIB
Warga di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) digegerkan dengan kemunculan seekor ular king kobra berukuran 5 meter.
Ilustrasi/Foto saat seekor ular king kobra berukuran 5 meter muncul di rumah warga Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim). (Istimewa)
Balikpapan -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan membuat banyak satwa jadi korban. Salah satunya ular, reptil berbisa ini pun dapat mencari perlindungan ke tempat yang kering dan sejuk saat habitatnya terancam.

Ditambah lagi dengan peralihan musim saat hujan deras datang, air menggenangi sarangnya di dalam tanah. Ular akan mencari tempat yang lebih kering namun tidak panas, seperti area pemukiman.

Keberadaan ular di sekitar rumah tentu dapat membuat penghuni waswas. Ular bisa muncul karena berbagai alasan, mulai dari mencari makanan, tempat berlindung, hingga menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, sebagian masyarakat mungkin masih percaya bahwa menaburkan garam di sekitar rumah dapat mencegah ular datang. Namun, anggapan tersebut tidak terbukti efektif. Lantas, apa saja langkah yang bisa dilakukan agar rumah tidak mudah didatangi ular?

Cara Mencegah Ular Masuk ke dalam Rumah

Waspada Banyak Ular Masuk Rumah di Musim Hujan, Ini 8 Cara MencegahnyaUlar Masuk Rumah. Foto: Hendrik Schlott/Unsplash

Banyak orang masih mempercayai cara menabur garam di sekitar tempat tinggal adalah cara ampuh mengusir ular. Namun nyatanya cara itu adalah mitos kegiatan Pramuka yang sudah lama tidak dipakai lagi. Hal itu juga dijelaskan dalam buku Kesadaran Ekologis dalam Sastra Indonesia oleh Venus Khasanah dkk.

Dirangkum dari laman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon dan media sosial Panji Petualang, berikut cara terbaik mencegah ular masuk ke dalam rumah:

1. Bereskan Tumpukan Barang

Ular menyukai tempat yang dapat digunakan untuk bersembunyi. Tumpukan kayu bakar, sisa material bangunan, batu bata, hingga bebatuan dapat menjadi lokasi persembunyian yang ideal bagi ular.

Karena itu, segera rapikan tumpukan tersebut dan letakkan jauh dari area rumah jika tidak sedang digunakan. Langkah ini dapat membantu mengurangi tempat persembunyian yang berpotensi menarik ular.

2. Pangkas Rumput

Lingkungan yang rimbun, gelap, dan kurang terawat dapat menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersembunyi. Jika rumput di sekitar rumah sudah tumbuh terlalu lebat, segera pangkas agar area menjadi lebih terbuka.

"Biasanya ular mencari tempat berlindung saat habitat aslinya tergenang air. Karena itu, penting bagi warga untuk menjaga kebersihan rumah ,membersihkan semak atau puing-puing (apabila ada) dipekarangan rumah dan menutup akses yang bisa dimasuki ular," ujar Kepala Seksie Kesiapsiagaan, Operasi dan Penyelamatan Kebakaran, Nurjaman, dikutip dari laman Damkar Cirebon.

3. Bersihkan Area Rumah dari Tikus

Ular masuk ke permukiman karena mengikuti bau mangsanya, yaitu tikus. Menjaga rumah bebas dari tikus efektif memutus daya tarik ular.

Jangan sampai ada bau busuk dari sampah misalnya, yang menjadi sumber makanan tikus atau hewan lain yang merupakan mangsa ular. Bersihkan gudang, teras, taman, dan sudut-sudut rumah secara rutin.

Lingkungan yang bersih dapat membantu mengurangi kemungkinan ular mendekati rumah.

4. Tutup Lubang Rumah dan Sanitasi Air

Periksa kembali kondisi rumah secara menyeluruh. Pastikan tidak ada lubang atau celah pada plafon, saluran air, genteng, dinding, maupun bagian rumah lainnya yang dapat menjadi jalan masuk bagi ular.

Jika menemukan lubang, segera tutup dan pastikan tidak ada celah yang memungkinkan ular menyelinap masuk. Sanitasi air bisa ditutup menggunakan kawat.

Selain menjadi akses masuk, lubang dan celah tersebut juga berpotensi dijadikan tempat persembunyian ular.

5. Bersihkan Sisa Makanan Hewan Peliharaan

Memberikan makan hewan peliharaan di luar rumah tanpa segera membersihkan sisa makanannya dapat menarik perhatian hewan lain, termasuk ular. Karena itu, pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di sekitar rumah.

Makanan hewan peliharaan juga sebaiknya disimpan dalam wadah atau kaleng yang tertutup rapat agar tidak mengundang tikus maupun hewan lain yang dapat menjadi mangsa ular.

6. Manfaatkan Aroma yang Menyengat

Ular sangat tidak menyukai bau yang kuat karena mengganggu indra penciumannya. Tebar kapur barus di sudut-sudut rumah, celah dinding, atau bawah kursi, serta menutup celah pintu belakang dengan kayu atau keset tebal.

Jika menggunakan kapur barus, haluskan terlebih dahulu kemudian taburkan di sudut-sudut rumah. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan, terutama jika terdapat anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

Bisa juga gunakan cuka dan cabai, atau gunakan aroma kuat lainnya seperti parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh.

7. Jauhkan Burung Peliharaan

Bagi pemilik burung peliharaan, sebaiknya tempat burung digantung di lokasi yang cukup tinggi.

Jika menemukan ular di sekitar rumah, sebaiknya jangan panik. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau relawan penyelamat satwa agar dapat ditangani secara aman.

Halaman 2 dari 2
(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads