Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali digelar di wilayah Kalimantan Tengah. Sebanyak 800 kilogram bahan natrium klorida (NaCl) atau garam disemai dari udara untuk mendukung upaya penanganan kondisi cuaca di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) dan Seruyan.
Misi tersebut dijalankan Satgasud Lanud Iskandar menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-YNA, sejak Senin (28/9) sampai Selasa (29/9).
Pada Selasa sore-malam, pesawat bertolak dari Pangkalan Bun sekitar pukul 16.12 WIB menuju area yang telah ditentukan. Penyemaian NaCl dilakukan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki sebelum pesawat kembali ke Pangkalan Bun.
Pesawat tercatat mendarat kembali di Pangkalan Bun pada pukul 17.48 WIB. Seluruh rangkaian penerbangan dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Area penyemaian mencakup wilayah dengan radial 270-090 derajat dan jarak sekitar 20-50 nautical mile (nm).
Sasaran operasi berada di wilayah Kobar dan Seruyan dengan penentuan area menyesuaikan kondisi atmosfer serta kebutuhan operasi. Misi tersebut diawaki Capt Akbar sebagai pilot atau PIC dan Gusti sebagai First Officer. Selain itu terdapat EOB Agus, Flight Scientist Jihan, serta personel penabur Ali dan Andika.
Danlanud Iskandar sekaligus Dansatgasud Karhutla Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan OMC berjalan aman dan lancar. Setelah pelaksanaan misi, hujan dilaporkan turun di sejumlah lokasi di Kobar.
"Hasil OMC, Alhamdulillah hari ini hujan di beberapa lokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat," kata Nugroho dalam laporan yang diterima detikKalimantan, Rabu (30/9/2026).
Turunnya hujan menjadi perkembangan penting di tengah kondisi Kobar yang masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Namun, hujan yang turun di sejumlah wilayah tersebut tidak serta-merta dapat disimpulkan seluruhnya sebagai dampak langsung penyemaian NaCl.
Kondisi atmosfer, pertumbuhan awan, kelembapan dan faktor cuaca lainnya juga turut memengaruhi terbentuknya hujan. OMC sendiri dilakukan dengan menyemai bahan tertentu ke dalam atmosfer pada wilayah yang telah ditentukan.
Upaya tersebut menjadi salah satu dukungan pemerintah dan Satgasud dalam menghadapi kondisi cuaca di Kalimantan Tengah.
"Dengan misi penyemaian 800 kilogram NaCl tersebut, Satgasud Lanud Iskandar melanjutkan dukungan operasi di wilayah Kobar dan Seruyan. Operasi penerbangan dilaporkan selesai tanpa kendala," pungkasnya.
Simak Video "Memasak Kuliner Tradisional Khas Palangkaraya Bersama Keturunan Dayak"
(bai/bai)