Sekretaris PSI Kalbar Eddo Minta Maaf atas Kegaduhan Kecelakaan-Isu Pod Getar

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 29 Agu 2026 20:30 WIB
Sekretaris PSI Kalbar Eddo Susanto minta maaf. Foto: Ocsya Ade CP/detikKalimantan
Pontianak -

Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar) Eddo Susanto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dirinya. Eddo juga memastikan dirinya tidak pernah berniat menyakiti korban.

Permintaan maaf itu disampaikan Eddo di hadapan awak media di Pontianak, Sabtu (29/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Eddo mengaku kejadian yang terjadi telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Pertama saya ucapkan permohonan maaf saya kepada masyarakat atas kejadian yang telah terjadi sehingga membuat kegaduhan," kata Eddo.

Eddo kemudian menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada korban dan keluarga korban. Eddo menegaskan kecelakaan tersebut bukan sesuatu yang disengaja.

"Kedua, permohonan maaf saya sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarga atas musibah yang telah terjadi. Saya tidak ada niat sedikit pun untuk menyakiti atau melukai orang. Semoga korban lekas sembuh dan beraktivitas kembali," katanya.

Kuasa Hukum: Kami Investigasi Sebelum Beri Klarifikasi

Sementara itu, kuasa hukum Eddo, Andrean Winoto Wijaya, membantah sejumlah isu yang berkembang terkait kasus tersebut. Andrean menegaskan klarifikasi yang disampaikan pihaknya bukan berdasarkan opini. Menurutnya, tim hukum telah melakukan investigasi sebelum memberikan pendampingan dan keterangan kepada publik.

"Yang kami sampaikan ini fakta dan data, bukan opini. Sebelum kami menandatangani kuasa dengan Eddo, kami sudah melakukan investigasi langsung," kata Andrean.

Andrean mengakui kecelakaan antara Eddo dan korban memang terjadi. Namun, dia membantah kecelakaan tersebut berlangsung sebagaimana tuduhan yang berkembang di media sosial. Menurut Andrean, pihaknya juga telah memastikan kondisi korban dan proses penanganannya secara langsung.

Dia menyebut persoalan antara Eddo dan korban telah diselesaikan secara kekeluargaan. Eddo, kata Andrean, juga telah bertanggung jawab terhadap proses pemulihan korban.

"Antara klien kami, Eddo, dengan korban sudah saling berdamai dan korban juga sedang dalam pemulihan," ujarnya.

Andrean bahkan mengaku turun langsung mendatangi rumah sakit tempat korban menjalani perawatan. Dia bertemu dengan keluarga korban untuk memastikan bentuk tanggung jawab Eddo.

"Saya sendiri yang datang ke rumah sakit. Saya bertemu langsung dengan pihak keluarga korban dan memastikan apakah klien kami sudah melakukan pemulihan terhadap korban, apakah rumah sakit ditanggung. Faktanya benar," katanya.



Simak Video "Video: PSI Benarkan Akan Ada Kader NasDem Gabung Partainya"


(des/des)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork