Sekretaris PSI Kalbar Buka Suara Soal Urine Positif Benzo Usai Terlibat Laka

Sekretaris PSI Kalbar Buka Suara Soal Urine Positif Benzo Usai Terlibat Laka

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 29 Agu 2026 16:40 WIB
Eddo Susanto (tengah) beserta kuasa hukumnya menunjukkan bukti obat anjuran dokter yang dikonsumsi
Eddo Susanto (tengah) beserta kuasa hukumnya menunjukkan bukti obat anjuran dokter yang dikonsumsi. Foto: Ocsya Ade CP/detikKalimantan
Pontianak -

Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar) Eddo Susanto akhirnya buka suara soal hasil pemeriksaan urine yang menunjukkan kandungan Benzodiazepine (benzo) setelah dirinya terlibat kecelakaan lalu lintas. Eddo mengaku memang mengonsumsi obat tertentu, namun tidak setiap hari.

Menurutnya, konsumsi terakhir dilakukan pada Senin (24/8/2026), sedangkan pemeriksaan urine dilakukan beberapa hari kemudian.

"Saya turun dari rumah sekitar jam 8 pagi pergi kantor (sebelum kecelakaan). Saya bukan ngantuk, karena konsumsinya hari Senin terakhir," kata Eddo dalam konferensi pers di salah satu kafe di Pontianak, Sabtu (29/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddo menjelaskan, obat tersebut dikonsumsi untuk membantu dirinya tidur. Eddo mengaku terkadang mengalami insomnia dan rasa cemas sehingga membutuhkan obat agar dapat beristirahat. Ia mengaku tanpa obat tersebut dirinya terkadang baru bisa tertidur pada pagi hari.

"Tidur (efeknya). Karena kan kadang saya insomnia dan cemas, saya minum itu tidur. Kalau saya tidak tidur, bisa jam 7, jam 9 pagi baru bisa tidur," katanya.

Eddo juga menjelaskan mengenai rentang efek obat yang dikonsumsinya. Menurut dia, efek obat tersebut dirasakan sekitar satu hari. Namun, kandungannya disebut masih dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh.

"Efeknya satu hari. Kandungannya lama," ujarnya.

Kuasa hukum Eddo, Andrean Winoto Wijaya juga memberikan klarifikasi mengenai hasil pemeriksaan urine Eddo yang sebelumnya disebut positif. Dia membenarkan Eddo mendapatkan hasil positif. Namun, menurut Andrean, zat yang terdeteksi adalah benzo.

"Klien kami memang positif, tapi positif benzo," katanya.

Andrean menyebut benzo merupakan kandungan obat yang dikonsumsi Eddo dalam rangka pemulihan kesehatan berdasarkan resep dokter. Dia mengaku membawa salinan resep dan bukti pembelian obat untuk mendukung keterangannya.

"Klien kami sedang dalam tahap pemulihan kesehatan, mengonsumsi obat berdasarkan resep dan dalam pengawasan dokter. Ini resepnya, ini notanya," ujarnya sambil menunjukkan dokumen yang disebut sebagai resep dan bukti pembelian obat.

Andrean menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai efek obat tersebut karena bukan merupakan tenaga medis.

"Saya bukan ahli, saya bukan dokter. Saya takut salah menyampaikan. Yang jelas obat tersebut dikonsumsi atas anjuran dokter," katanya.

Pernyataan Eddo dan Andrean ini disampaikan setelah hasil pemeriksaan urine yang dilakukan polisi menunjukkan adanya kandungan benzo. Polisi sebelumnya menyebut benzo merupakan salah satu golongan zat yang perlu didalami, termasuk kaitannya dengan obat yang dikonsumsi Eddo.

Kapolresta Pontianak Kombes Endang Tri Purwanto sebelumnya mengatakan polisi telah meminta keterangan dokter yang menangani Eddo. Dari pemeriksaan tersebut, Eddo disebut telah menjadi pasien sejak 2023 dan menjalani terapi terkait kecemasan.

Di sisi lain, polisi masih mendalami temuan sebuah pod getar yang diserahkan kepada petugas setelah kecelakaan. Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan pod tersebut positif mengandung etomidate.

Eddo sendiri membantah pod tersebut miliknya. Polisi hingga kini belum menyimpulkan siapa pemilik maupun pengguna pod tersebut dan masih mencari keterangan dari sosok Mr X yang disebut mengetahui asal-usul perangkat itu.

Kasus tersebut bermula dari kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil yang dikemudikan Eddo dengan sepeda motor. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk hubungan antara temuan pod, hasil pemeriksaan urine, obat yang dikonsumsi Eddo, serta kecelakaan tersebut.

Hingga kini, penyelidikan polisi masih berjalan dan belum menetapkan kesimpulan mengenai keterkaitan seluruh temuan tersebut.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: PSI Benarkan Akan Ada Kader NasDem Gabung Partainya"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads