Perang Banjar yang meletus di Kalimantan pada pertengahan abad ke-19 menjadi salah satu perlawanan berat bagi pasukan kolonial Belanda. Selain Pangeran Antasari, ada sejumlah tokoh penting dalam perang ini, seperti Demang Lehman hingga Pangeran Hidayat.
Berbagai cara dilakukan Belanda untuk menaklukkan para tokoh tersebut, salah satunya mengadakan sayembara dengan hadiah menggiurkan. Bukan cuma untuk menangkap para tokoh, melainkan mengadu domba warga pribumi.
Daftar Harga Kepala Demang Lehman
Karena kesulitan meredam perlawanan melalui kekuatan militer, Belanda mengeluarkan daftar imbalan jasa bagi siapa pun yang bisa menangkap para pemimpin pejuang. Daftar harga kepala pejuang pada zaman itu tertuang dalam buku Memorie Van Overgave karya Kolonel Happe yang saat itu menjabat sebagai Residen Afdeling Selatan dan Timur Borneo.
Dalam daftar tersebut, Pangeran Antasari dan Pangeran Hidayatullah diposisikan sebagai target paling utama dengan nilai imbalan masing-masing sebesar 10.000 gulden. Sementara itu, kepala Demang Lehman dan Aminoellah dihargai sebesar 2.000 gulden, mencerminkan betapa berbahayanya pengaruh mereka di mata kolonial.
Belanda juga mengincar tokoh-tokoh kunci lainnya dengan harga yang bervariasi untuk memecah belah kekuatan pejuang Banjar. Nama-nama seperti Hadjie Boeijasin dihargai 1.000 gulden, sedangkan Tumenggung Surapati dihargai 500 gulden serta pengikutnya masing-masing 250 gulden.
Sayembara dengan harga kepala itu bukanlah hal asing pada masa itu. Mereka sering membawa tengkorak tokoh-tokoh penting dari wilayah jajahan sebagai bentuk kemenangan.
Hadiah Sayembara dalam Rupiah
Nilai bayaran dalam sayembara itu bisa dibilang sangat besar, karena yang diincar Belanda bukanlah orang sembarangan. Namun berapakah nilai gulden jika dikonversi dengan Rupiah sekarang?
Tidak ada nilai pasti dalam konversi florin (disimbolkan f) Gulden dengan Rupiah, karena mata uang tersebut sudah lama tidak digunakan. Untuk itu, kita asumsikan menggunakan pendekatan perbandingan emas.
Berdasarkan situs Gold IRA Guide, uang pecahan 10 gulden mengandung 0,1947 oz atau sekitar 6,05 gram, yang berarti 1 gulden senilai 0,605 gram emas. Jika dihitung dengan harga emas sekarang sekitar Rp 2,6 juta per gram, maka 1 gulden menjadi sekitar Rp 1,5 juta.
Maka dengan asumsi demikian, hadiah sayembara bagi yang bisa menangkap Pangeran Antasari dan Pangeran Hidayatullah adalah sekitar Rp 15 miliar di zaman sekarang. Sementara Demang Lehman dihargai sekitar Rp 3 miliar.
(bai/sun)