Persela Lamandau U-17 menunjukkan mental juara setelah mampu bangkit dari dua kekalahan dan akhirnya mengunci gelar juara Piala Soeratin U-17 Regional Kalimantan Tengah. Kepastian tersebut diraih setelah Persela tampil meyakinkan pada laga terakhir dengan menundukkan Borneo FA tiga gol tanpa balas.
Kemenangan itu menjadi penentu karena seluruh tim yang berlaga memiliki jumlah poin yang sama. Head Coach Persela Lamandau U-17, Rejo Wahyu Suryanto, mengatakan timnya harus berjuang hingga pertandingan terakhir untuk memastikan gelar juara.
"Kami bisa lolos karena unggul agregat gol. Pertandingan terakhir kami mengalahkan Borneo FA dengan skor 3-0," kata Rejo, Rabu (23/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjuangan Persela menuju podium juara terbilang berat. Pada putaran pertama, mereka harus mengakui keunggulan Borneo FA dengan skor 0-1.
Hasil kurang maksimal kembali dialami Persela ketika menghadapi PU Putra Palangka Raya. Mereka kembali kalah tipis 0-1 sehingga peluang untuk menjadi juara sempat berada dalam tekanan.
Namun, Persela tidak menyerah. Pada pertandingan berikutnya, tim asal Kabupaten Lamandau itu berhasil bangkit dengan mengalahkan PU Putra Palangka Raya 1-0.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting sebelum Persela menjalani pertandingan penentuan menghadapi Borneo FA. Tidak sekadar menang, Persela membutuhkan selisih gol yang cukup untuk mengamankan posisi teratas.
"Target itu akhirnya tercapai. Persela tampil agresif dan mencetak tiga gol tanpa balas atas Borneo FA," ujarnya.
Hasil tersebut membuat Persela unggul dalam agregat gol dan memastikan diri sebagai juara Piala Soeratin U-17 Regional Kalteng.
"Semua tim poinnya sama, unggul agregat gol. Kami melawan kemustahilan, tetapi tidak ada yang tidak mungkin dengan bantuan Tuhan," ujar Rejo.
Kekuatan Persela tidak hanya berasal dari pemain-pemain muda dari pusat Kabupaten Lamandau. Mayoritas skuad merupakan talenta dari sejumlah kampung, di antaranya Pedongatan, Batu Kotam, Sungai Mentawa, Tapin Bini, Delang, Tamiang dan Sepondam.
Gelar juara regional tersebut sekaligus membuka jalan bagi Persela Lamandau U-17 untuk membawa nama Kalimantan Tengah pada putaran nasional Piala Soeratin U-17.
Putaran nasional dijadwalkan berlangsung mulai 3 Oktober 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Persela akan menghadapi wakil Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemain, manajer, ofisial dan pelatih yang telah membawa nama Lamandau menjadi juara di tingkat regional.
"Selamat Persela Lamandau berhasil juara satu Piala Soeratin U-17 Regional Kalimantan Tengah dan berhak mewakili Kalteng di putaran nasional," kata Rizky.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Lamandau. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim serta dukungan Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam perjalanan Persela hingga meraih gelar juara dan mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional.
