Round Up

Keterbatasan di Pelosok Kaltara Picu Demotivasi Dokter

Oktavian Balang - detikKalimantan
Senin, 26 Jan 2026 07:00 WIB
Ilustrasi dokter. Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths
Nunukan -

Berawal dari laporan warga soal oknum dokter di Puskesmas Long Layu yang sering telat dan absen, Dinas Kesehatan Nunukan membeberkan tantangan yang dihadapi dokter-dokter di pelosok Kalimantan Utara (Kaltara).

Diakui bahwa keterbatasan di daerah terpencil membuat dokter kurang termotivasi menjalankan tugas. Meski demikian, pihak Dinkes berupaya tak kasih kendor untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, bahkan yang ada di daerah terpencil sekalipun.

Warga Mengeluh, Ada yang Telat Ditangani

erwakilan warga Long Layu, Satria Barth, menyoroti jam kedatangan dokter yang sering kali baru tiba pukul 10.00 Wita. Padahal antrean pasien dengan kondisi darurat seperti muntah berulang, sakit perut, hingga demam tinggi sudah ada sejak pagi.

"Kami mewakili masyarakat meminta pelayanan kesehatan, khusus dokter, ada di tempat. Pasien nungguin dokter yang turun jam 10 pagi," ujar Satria kepada detikKalimantan, Sabtu (24/1/2025).

Satria mengklaim keterlambatan penanganan medis ini berdampak fatal. Ia menyebut ada kasus pasien meninggal dunia saat dirujuk ke RSUD Malinau atau Tarakan karena ketiadaan dokter saat penanganan awal di Puskesmas.

"Ada beberapa pasien yang kirim ke Rumah Sakit Umum Tarakan dan RSUD Malinau meninggal, karena dokter tidak ada di tempat. Masyarakat Krayan butuh dokter yang ramah dan tidak sering telat turun ke Puskesmas," bebernya.

Warga lainnya, Cyntya Barnabas, mengaku pernah berobat karena pusing dan muntah-muntah tetapi tidak mendapatkan pelayanan maksimal. Ia menilai akses dokter seharusnya tak jadi soal, karena rumah dinas dokter berada tepat di belakang Puskesmas.

"Rumah dokter itu kan di belakang Puskesmas, jadi masalah transportasi tidak mungkin. Kemungkinan telat karena cuaca dingin jadi lama bangunnya," ujar Cyntya.



Simak Video "Video: Bermunculan Kasus Kematian Dokter di Program Magang Pemerintah"


(des/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork