Daun kumis kucing sudah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional di Indonesia. Tanaman dengan nama ilmiah Orthosiphon stamineus ini sering dimanfaatkan sebagai ramuan herbal untuk berbagai keluhan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan ginjal dan saluran kemih.
Dilansir dari Detik Health, daun kumis kucing memiliki beragam manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Sejumlah penelitian ilmiah juga menyebutkan bahwa kandungan senyawa aktif di dalamnya berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh.
Apa saja manfaatnya? Simak ulasan lengkap mengenai manfaat daun kumis kucing serta cara mengonsumsinya berikut ini.
Kandungan Aktif Daun Kumis Kucing
Sebelum membahas manfaatnya, yuk, kita lihat apa saja kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam kumis kucing. Berdasarkan berbagai jurnal farmakologi dan fitokimia, daun kumis kucing mengandung senyawa aktif seperti:
- Flavonoid (sinensetin, eupatorin)
- Saponin
- Polifenol
- Tanin
- Minyak atsiri
- Kalium
Kandungan flavonoid dan polifenol ini berperan sebagai antioksidan, sementara kalium membantu mengatur keseimbangan cairan tubuh. Senyawa-senyawa inilah yang menjadi penguat manfaat daun kumis kucing bagi kesehatan.
Simak Video "Video Mitos atau Fakta: Makan Sayuran Hijau Bikin Asam Urat Naik"
(des/des)