Jose Mourinho Kira Karier Amorim Belum Tamat Usai Dipecat MU

Jose Mourinho Kira Karier Amorim Belum Tamat Usai Dipecat MU

Okdwitya Karina Sari - detikKalimantan
Rabu, 07 Jan 2026 21:30 WIB
Soccer Football - Premier League - Leeds United v Manchester United - Elland Road, Leeds, Britain - January 4, 2026  Manchester United manager Ruben Amorim reacts REUTERS/Chris Radburn EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..
Ruben Amorim/Foto: REUTERS/Chris Radburn
Balikpapan -

Jose Mourinho dan Ruben Amorim merupakan dua pelatih asal Portugal yang pernah dipecat Manchester United (MU). Menurut Mourinho, karier Amorim belum tamat.

Dikutip detikSport, Amorim dipecat pada awal pekan ini. Manajer berusia 40 tahun itu berselisih dengan bos-bos klub. Ditambah lagi hasil MU yang tidak sesuai ekspektasi.

Usai memenangkan tiga laga Liga Primer secara beruntun pada Oktober 2025, Setan Merah belum pernah menang back to back lagi sampai sekarang. Hanya dua kemenangan yang diperoleh dalam tujuh pertandingan terakhir, sehingga MU tertahan di posisi enam klasemen Liga Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Mourinho dipecat MU setelah melatih selama dua setengah tahun di antara 2016-2018. Manajer berjuluk The Special One itu mengatakan, hanya Amorim yang paham dengan alasan pemecatannya.

"Apa yang terjadi dengan Ruben itu sesuatu yang hanya Ruben yang bisa menganalisis," sahut Mourinho kepada O Jogo.

"Saya percaya dia akan melakukannya, dia dan staf-staf dia. Apakah dia akan melakukannya dengan Anda [media] dan membuka pandangan dia ke publik, itu yang saya tidak tahu," imbuhnya.

Satu setengah tahun membesut Setan Merah, Amorim telah melakoni 63 pertandingan di semua kompetisi. Hanya 25 kemenangan yang bisa didapat MU-nya Amorim dengan menderita 23 kekalahan.

Itu berarti Amorim memiliki kurang dari 40% kemenangan, yang menjadikannya manajer permanen terburuk Manchester United di era Premier League. Kendati demikian, Mourinho meyakini Amorim masih punya kesempatan besar untuk memperbaiki kariernya.

"Sebuah pintu terbuka, dan pintu lain akan terbuka. Itulah yang terjadi ketika saya pergi dari MU," lanjut pelatih yang kini menangani Benfica itu.

"Sejarahnya tetap di sana, statistiknya tetap di sana, tiga medali pulang dan itu saja," imbuh Mourinho yang pernah mempersembahkan trofi Liga Europa untuk MU.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads