Korban Terakhir Tenggelamnya Kapal Pengangkut Semen di Kubar Ditemukan

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Kamis, 13 Nov 2025 12:59 WIB
Foto: Korban Terakhir Tenggelamnya Kapal Pengangkut Semen di Kubar Ditemukan. (Istimewa)
Kutai Barat -

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir tenggelamnya kapal pengangkut semen di perairan Sungai Mahakam, Kutai Barat (Kubar). Korban bernama Pendy (30) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian.

"Korban terakhir atau kedelapan telah ditemukan tadi malam sekitar pukul 22.20 Wita dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, kepada detikKalimantan, Kamis (13/11/2025).

Endrow menjelaskan, korban ditemukan mengapung saat tim melakukan penyisiran menggunakan rubber boat. Setelah dievakuasi, jasad Pendy langsung dibawa ke RS Harapan Insan Sendawar, Kubar.

"Korban ditemukan mengapung saat anggota SAR melakukan penyisiran di malam hari," ujarnya.

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi ditutup. Dalam insiden tenggelamnya kapal ferry (ponton) yang mengangkut 28 orang itu, total delapan orang meninggal dunia dan 20 lainnya selamat.

"Setelah korban terakhir ditemukan, operasi SAR kami hentikan," pungkas Endrow.

Sebelumnya diberitakan, Insiden kapal tenggelam terjadi pada ponton (feri) pengangkut semen dan 25 karyawan perusahaan di perairan Sungai Mahakam, Kutai Barat (Kubar). Penyebabnya diduga karena kelebihan muatan.

"Informasi sementara yang kami dapat dari korban selamat, kapal tenggelam diduga karena kelebihan muatan (semen)," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, kepada detikKalimantan, Rabu (12/11/2025).

Endrow menjelaskan, kapal tersebut diketahui membawa sekitar 200 sak semen. Muatan itu rencananya akan dikirim ke lokasi perusahaan melalui jalur sungai pada malam hari.

"Selain membawa 200 sak semen, di atas kapal juga ada 25 karyawan dan 3 motoris serta 2 unit sepeda motor. Saat baru berangkat, kapal langsung kemasukan air," terangnya.

Menurut Endrow, selain dugaan kelebihan muatan, kondisi arus sungai yang cukup deras juga memperparah situasi hingga kapal tenggelam. Beruntung, sebagian besar penumpang berhasil menyelamatkan diri.

"Dari total 28 orang, 20 berhasil selamat. Saat ini sudah ada tujuh korban yang berhasil dievakuasi, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yuliyanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti tenggelamnya kapal. Fokus utama saat ini masih pada proses pencarian korban.

"Masih dalam penyelidikan karena penyebab pastinya belum bisa dipastikan," ujarnya.



Simak Video "Video Istana Monitor Insiden Kapal Tenggelam di Bajo yang Bawa Pelatih Valencia"

(aau/aau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork