PSIM Jogja menjamu PSM Makassar sore ini di Stadion Sultan Agung Bantul. Pelatih Laskar Mataram, Jean-Paul van Gastel, menegaskan pihaknya bertekad meraih kemenangan perdana di kandang sendiri.
"Jadi, ya, saya pikir yang paling penting adalah mendapatkan tiga poin dan semuanya akan lebih mudah bagi kita, bagi klub, bagi para suporter, bagi semuanya," jelasnya dalam konferensi pers, Kamis (15/10/2026).
Van Gastel mengatakan, dia mengakui ada kekhawatiran soal apakah performa PSIM bakal membaik saat melawan PSM, yang akan digelar pukul 15.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam empat pertandingan, Ze Valente cs baru mengoleksi satu poin hasil dari satu kali seri dan tiga kekalahan. Dampaknya, Laskar Mataram terjerembab di posisi 16 klasemen sementara Super League, yang notabene zona degradasi.
"Satu-satunya hal adalah, saya membagikan kekhawatiran mereka (suporter), karena secara keseluruhan kita bermain empat pertandingan, kita hanya memiliki satu poin," kata dia.
Pelatih asal Belanda itu mengaku terus memikirkan berbagai cara agar performa timnya membaik.
"Pertama-tama, saya pikir saya adalah orang yang paling banyak memberikan tekanan pada diri saya sendiri, karena 24 jam saya memikirkan tentang bagaimana meningkatkan diri saya, tim, diri saya sendiri, bagaimana melakukan segala sesuatu dengan lebih baik, mengevaluasi apa yang telah kita lakukan dengan baik, apa yang harus kita tingkatkan," ungkapnya.
Meski demikian, juru taktik asal Belanda itu menilai permainan PSIM sejauh ini masih menunjukkan perkembangan ke arah yang benar. Menurutnya, persoalan utama tim saat ini adalah perolehan poin yang belum sesuai harapan.
"Namun, saya pikir kunci dalam situasi ini adalah di dalam grup, di dalam klub, untuk tetap percaya diri bahwa kita bergerak bersama ke arah yang benar. Dan jika Anda melihat pertandingan yang telah kita mainkan sampai sekarang dan menganalisisnya, saya pikir secara pribadi kita pergi ke arah yang benar, hanya saja kita kurang poin," tuturnya.
Sementara itu, pemain PSIM, Adrian Purzycki, mengaku senang bisa kembali bermain setelah absen dalam dua pertandingan. Dia mengatakan telah memanfaatkan waktu yang ada untuk menjalani latihan tambahan agar kondisinya siap menghadapi laga berikutnya.
"Saya sudah menunggu cukup lama karena ada jeda internasional juga, tetapi persiapan saya baik. Saya bisa mendapatkan sedikit latihan tambahan untuk mengompensasi absen di pertandingan-pertandingan tersebut," katanya.
