Bek asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan, akhirnya debut bersama PSIM Jogja. Ia menyebut bermain di tengah teriknya matahari saat sore hari menjadi tantangan baginya.
Diketahui, Ondrej turun saat Laskar Mataram menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (5/9/2026). Kedua tim menyudahi laga dengan skor imbang 1-1.
"Mengenai cuaca, memang tidak mudah, tetapi kondisinya sama bagi semua pemain," tutur Ondrej dikutip dari situs resmi klub, Jumat (11/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eks bek Timnas Ceko U-18 ini menuturkan, gaya permainannya cukup membantunya beradaptasi dengan cuaca panas di Jogja dan Bantul. "Karena tipe permainan saya banyak berlari, hal ini tidak terlalu menyulitkan bagi saya, meskipun terik matahari tetap menjadi tantangan," ucapnya.
Meski begitu, bek kiri berusia 28 tahun tersebut mengaku tak sabar menanti laga berikutnya kontra Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (13/9). Sebab, pertandingan dihelat pada malam hari.
"Namun, suhunya cukup baik, dan jika matahari sudah terbenam, kondisinya akan sangat sempurna untuk pertandingan. Jadwal berikutnya kami akan berlaga pukul 19.00, sehingga cuacanya akan terasa jauh lebih nyaman bagi tim maupun bagi saya pribadi," ucapnya.
Lebih lanjut, eks pemain klub Slovakia KFC Komarno itu meminta maaf karena gagal memberi kemenangan bagi fans Laskar Mataram. Ia juga memuji para pendukung PSIM karena menciptakan atmosfer pertandingan yang luar biasa.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendukung kami karena mereka telah menciptakan atmosfer yang luar biasa bagi kami, dan kami memohon maaf karena belum bisa meraih kemenangan," papar Ondrej.
"Ini adalah kesalahan kami, tetapi kami harus memperbaikinya karena permainan tim kami belum cukup baik. Lawan menunggu kesalahan kami dan kami terlalu mudah kehilangan bola," lanjutnya.
Ondrej menyatakan penguasaan bola dan transisi antarlini menjadi fokus utama perbaikan utama skuad PSIM.
"Kami harus tampil lebih baik dalam kombinasi permainan, lebih sering mengubah ritme, serta meningkatkan performa di area penyerangan maupun pertahanan," tegas pemain kelahiran 25 Juli 1998 tersebut.
