Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengaku khawatir dengan daya saing para pemain jelang kick off Super League 2026/2027. Ia menilai kompetisi sehat dalam internal tim untuk menjadi tim utama justru menurun.
Hal itu ia sampaikan usai uji coba melawan Garudayaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS) pada Selasa (25/8) sore.
"Secara keseluruhan, saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut, dan hal itulah yang sedikit mengkhawatirkan saya," katanya dilansir situs resmi PSIM, Rabu (26/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, ada satu hal yang belum saya sebutkan dan tampaknya belum disadari oleh beberapa pemain, saya harus menyusun skuad. Akan tetapi, terkadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain," sambungnya.
Hal ini menjadi evaluasi Van Gastel kepada para pemain usai uji coba melawan Garudayaksa FX. Juru taktik asal Belanda tersebut mengingatkan kembali fungsi laga pramusim bagi keseluruhan anggota tim asuhannya.
"Pada dasarnya, setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan," jelasnya.
Ia berharap mentalitas setiap pemain bisa meningkat dibarengi dengan kedisiplinan di lapangan di sisa waktu pramusim.
"Banyak sekali yang perlu diperbaiki," jelasnya.

Komentar Terbanyak
Pilu Siswi SMP Jogja Dilecehkan Pegawai Sekolah di Ruang UKS
Teror Anjing Liar di Playen Gunungkidul Jadi Atensi
View Laut Dab! JJLS Kelok 23 Penghubung Bantul-Gunungkidul Segera Dibuka