Musim depan, Derby DIY antara PSIM Jogja dengan PSS Sleman bakal tersaji di Super League. Polda DIY bakal mempertemukan suporter kedua klub pekan depan.
Kapolda DIY, Irjen Anggoro Sukartono, menuturkan tak menutup kemungkinan laga derby bakal digelar di wilayah Jogja. Namun, kepastian itu harus didiskusikan dengan banyak pihak.
"Semua bisa dilakukan di Jogja, tapi nanti ada prediksi-prediksi, ada diskusi, ada pertemuan dengan para pemilik klub dan para presiden suporter," jelas Anggoro saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, Rabu (5/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan dilaksanakan minggu depan. Kalau tidak salah akan mempertemukan PSIM, PSS Sleman, para manajer, pemilik, dan pemda setempat, Jogja dan Sleman. Nanti kami di belakang," sambungnya.
Diketahui, Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja, berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul. Sementara Super Elang Jawa (Elja), sebutan PSS Sleman, menempati Stadion Maguwoharjo.
Keberadaan derby ini menuai kekhawatiran akan gesekan antarsuporter. Apalagi, baik PSIM dan PSS mempunyai basis massa yang cukup besar.
Irjen Anggoro menjelaskan, bisa tidak suporter menghadiri derby bakal diputuskan berdasarkan rapat koordinasi.
"Nanti kita lihat di sana (koordinasi), putusannya bagaimana. Kalau lihat situasi tidak memungkinkan, pasti kita larang demi Jogja. Jogja aman harus. Segala sesuatu bisa mungkin terjadi (kehadiran suporter)," pungkasnya.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia