Duka Mendalam Berpulangnya Legenda PSS Fajar Listyantara

Duka Mendalam Berpulangnya Legenda PSS Fajar Listyantara

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 27 Jul 2026 06:15 WIB
Legenda PSS Sleman, Fajar Listyantara, tutup usia, Sabtu (25/7/2026).
Legenda PSS Sleman, Fajar Listyantara, tutup usia, Sabtu (25/7/2026). Foto: Dok. PSS Sleman
Jogja -

Dunia sepakbola Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berduka atas meninggalnya Markus Fajar Listyantara. Legenda PSS Sleman itu tutup usia akibat gagal ginjal.

Kabar duka itu dibagikan akun Instagram PSS Sleman @psssleman pada Sabtu (25/7/2026). Ucapan duka itu juga disertai doa untuk kepergian mendiang Fajar Listyantara.

"Keluarga besar PSS Sleman mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Fajar Listiyantara, mantan pemain luar biasa untuk PSS Sleman. Terima kasih atas dedikasi, perjuangan, nilai-nilai serta loyalitas yang telah diberikan dan tanamkan untuk PSS Sleman. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Selamat jalan, legenda," tulis akun Instagram PSS, dikutip detikJogja, Sabtu (25/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Executive Representative PSS, Vita Subiyakti, menyebut manajemen kehilangan sosok yang memiliki jasa besar bagi perjalanan Super Elja ini. Diketahui, Fajar Listyantara itu aktif membela klub di era 2000-an.

ADVERTISEMENT

"Manajemen PSS Sleman menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Markus Fajar Listyantara, salah satu putra terbaik Sleman yang pernah menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah PSS Sleman," kata Vita, saat dihubungi Sabtu (25/7).

"Jejak pengabdian beliau akan selalu menjadi bagian dari sejarah PSS Sleman dan inspirasi bagi generasi penerus," sambungnya.

Pesan terakhir almarhum untuk para suporter pun bakal terus dikenang. Terlebih Fajar mengingatkan untuk menjaga kerukunan, sportivitas dan persaudaraan antarsuporter khususnya PSIM dan PSS yang sama-sama berasal dari DIY.

"Kami juga mengenang pesan terakhir almarhum yang mengajak seluruh suporter untuk terus menjaga sportivitas, kerukunan, dan persaudaraan. Nilai-nilai tersebut menjadi warisan yang sangat berharga bagi sepakbola Yogyakarta dan akan terus kami jaga bersama," ujar Vita.

Diketahui, Fajar sempat berjuang melawan sakit gagal ginjal yang dideritanya. Dia juga pernah membela dua klub besar DIY, PSS Sleman dan PSIM Jogja. Semangat dan dedikasinya pun bakal selalu dikenang.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads