Ze Valente Antusias Sambut Derby DIY PSIM Jogja dan PSS Sleman

Ze Valente Antusias Sambut Derby DIY PSIM Jogja dan PSS Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 25 Mei 2026 09:11 WIB
Ze Valente tak sabar bela PSIM lawan Persebaya di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (6/8/2025).
Gelandang PSIM Jogja Ze Valente. Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Gelandang serang PSIM Jogja, Ze Valente, mengaku antusias menantikan Derby DIY antara PSS Sleman dan PSIM Jogja. Ia berharap rivalitas kedua tim berlangsung sehat.

Diketahui, PSS Sleman akhirnya promosi ke Super League pada musim ini setelah keluar sebagai kampiun Grup B Championship. Sementara PSIM mengakhiri Super League dengan finis di posisi 11.

"Saya pikir sejak Tragedi Kanjuruhan, para suporter sudah sepakat untuk menjaga perdamaian satu sama lain, 'Mataram is Love'. Saya harap itu bisa terus mereka tunjukkan musim depan sehingga rivalitas hanya terjadi di lapangan, bukan di luar lapangan," tegasnya saat dihubungi detikJogja, Minggu 924/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertandingan ini akan sangat berarti bagi kedua kelompok suporter, dan saya berharap laga bisa digelar di Jogja karena itu akan menjadi tontonan yang luar biasa," lanjut Ze.

ADVERTISEMENT

Tak Tutup Pintu Balik PSS

Lebih lanjut, Ze kemudian membahas mengenai PSS yang masih membekas di hatinya. Bahkan, dia tak menampik untuk kembali berseragam Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS, musim depan.

Sebagai informasi, PSS merupakan klub pertama gelandang 32 tahun tersebut sejak memutuskan berkarier di Indonesia. Petualangannya di liga Indonesia berlanjut dengan memperkuat Persebaya Surabaya.

Bersama Bajul Ijo, Ze Valente sempat dipinjamkan ke Persik Kediri, sebelum dipermanenkan dan terbaru, dia berkostum Laskar Mataram, julukan PSIM, pada musim ini.

"PSS adalah klub pertama saya di Indonesia. Saya memiliki hubungan yang kuat dengan para fans karena bagaimana mereka selalu memperlakukan saya, begitu juga dengan klub," jelas Ze.

Ia mengaku senang karena Super Elja kini kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Ia tidak menutup peluang untuk balik ke Stadion Maguwoharjo, markas PSS.

"Mengenai masa depan, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Tetapi saya tidak akan pernah menutup pintu untuk kembali ke PSS," tuturnya.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads