PSS Sleman Pulang Lagi ke Liga 1

Terpopuler Sepekan

PSS Sleman Pulang Lagi ke Liga 1

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 10 Mei 2026 10:43 WIB
PSS Sleman dipastikan akan tampil di kasta tertinggi Liga Indonesia Super League atau Liga 1 tahun depan.
PSS Sleman menjadi runner-up Championship 2025/2026. Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

PSS Sleman dipastikan akan tampil di kasta tertinggi Liga Indonesia Super League atau Liga 1 tahun depan. Ini setelah klub berjuluk Super Elang Jawa (Elja) itu membungkam PSIS Semarang dengan skor meyakinkan 3-0 di partai terakhir fase grup Championship.

Laga penentuan nasib PSS Sleman itu berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5). Kick off pukul 15.30 WIB. Tiga gol PSS dicetak oleh Gustavo Tocantins menit 34, Junior Haqi menit 58, dan Arda Alfareza di menit 87.

Dengan hasil ini, Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Kemenangan ini menjadi bukti dari dari tekad kuat para pemain sejak awal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, kita memenangkan pertandingan sesuai dengan keinginan seluruh pemain. Sebelum mereka bermain, saya sampaikan mereka sudah punya tekad untuk bisa lolos ke Liga 1. Dan hari ini mereka buktikan," ujar Ansyari dalam jumpa pers usai pertandingan.

Ia menilai anak asuhnya menunjukkan kualitas terbaik dengan semangat juang tinggi sepanjang laga.

ADVERTISEMENT

"Ini kualitas pemain yang sangat baik. Mereka bertarung dan memperjuangkan apa yang ingin dicapai. Dukungan dari orang tua dan masyarakat Sleman juga luar biasa, dan hari ini mereka buktikan," tambahnya.

Hal yang sama disampaikan pemain PSS, Arda Alfareza, yang mengaku terharu dengan dukungan suporter selama ini. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim.

"Kita sangat bersyukur dan bahagia karena bisa menyelesaikan target naik ke Liga 1. Ini berkat kerja keras semua pemain, staf pelatih, dan juga dukungan masyarakat Sleman yang selalu hadir memberi semangat," katanya.

Ananda juga mengungkapkan gol yang ia ciptakan tak lepas dari latihan rutin yang dijalani setiap hari.

"Tidak ada yang kita lalui tanpa latihan. Semua terjadi karena proses latihan, termasuk tambahan waktu dari pelatih untuk meningkatkan kemampuan pemain," jelasnya.

Derby DIY

Dengan kembalinya PSS Sleman ke kasta tertinggi maka salah satu lawan yang akan dihadapinya mudim depan yakni PSIM Jogja. Derby DIY jelas akan masuk dalam kalender laga Super League 2026/2027 mendatang.

Bupati Sleman Harda Kiswaya juga mengapresiasi kemenangan PSS. Dia menyebut doa masyarakat Sleman untuk promosi PSS akhirnya terkabul.

"Selaku Pemerintah Kabupaten Sleman dan pribadi amat bersyukur. Doa seluruh masyarakat Sleman untuk PSS kembali ke Liga 1 dikabulkan, bahkan dimudahkan," ujar Harda di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5).

Dia menyebut Pemkab Sleman berkomitmen untuk mendukung Super Elja tampil prima di musim depan. Koordinasi antara pemkab dengan manajemen bakal dipersiapkan matang.

"Tentu kami akan terus memberikan apresiasi sesuai aturan, baik dalam bentuk dukungan fasilitas maupun moral. Kami juga akan bertemu dengan manajemen untuk membahas langkah menghadapi Liga 1," katanya.

Di sisi lain, potensi derby DIY antara PSS Sleman dan PSIM Jogja pun tak terelakkan. Harda berharap kompetisi derby DIY itu bisa berlangsung sehat.

"Semangat kami adalah seduluran. Olahraga ini harus dipahami sebagai kompetisi yang sehat. Rivalitas yang tidak sehat harus dihilangkan, karena pada dasarnya kita saudara," tegasnya.

Nantinya Harda bakal mengajak kolaborasi lintas daerah untuk memastikan derby aman dan kondusif. Pihaknya berharap pertandingan derby DIY itu bisa digelar dengan kehadiran penonton.

"Derby tanpa penonton tentu tidak gayeng. Kami berharap pihak keamanan bisa mengevaluasi kebijakan kuota penonton, karena ini juga penting untuk pemasukan klub," ucapnya.

Sultan HB X Ingatkan Kompetisi Sehat

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X juga sempat bicara soal peluang kompetisi antara PSS dan PSIM. Sultan meminta kompetisi berlangsung sehat.

"Ya rival ndak ada masalah untuk kompetisi, asal sehat aja. Kompetisi itu bukan untuk berkelahi, itu untuk permainan untuk bisa makin kualitatif," pesan Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan Kota Jogja, Kamis (30/4).

Kala itu, Sultan mengaku turut berbahagia dengan pencapaian PSS yang semakin dekat dengan promosi.

"Wo ya syukurlah, kita harus bergembira karena memang naik kelas. Sekarang yang penting itu konsistensi," ujar Sultan beberapa waktu lalu.

Setelah ini, PSS bakal berjumpa dengan Garudayaksa FC di partai final Championship 2025/2026.




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads