Puasa Dzulhijjah 2026: Niat, Jadwal, Hukum, Tata Cara, dan Doa Berbuka

Puasa Dzulhijjah 2026: Niat, Jadwal, Hukum, Tata Cara, dan Doa Berbuka

Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy - detikJogja
Senin, 18 Mei 2026 17:22 WIB
Ilustrasi Puasa
Ilustrasi puasa Dzulhijjah 2026. (Foto: Shutterstock)
Jogja -

Kedatangan bulan Dzulhijjah selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Pasalnya, bulan kedua belas dalam kalender Hijriah ini menyimpan limpahan pahala yang luar biasa, terutama pada sepuluh hari pertamanya. Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan adalah melaksanakan puasa Dzulhijjah 2026, sebuah momentum emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT bagi kita yang belum berkesempatan berangkat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci saat ini.

Supaya ibadah kita berjalan dengan sah dan mantap, penting bagi kita untuk memahami hukum pelaksanaannya serta melihat jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, memahami tata cara berpuasa yang benar sesuai tuntunan syariat akan memastikan bahwa lapar dan dahaga yang kita tahan tidak berujung sia-sia, melainkan bernilai pahala yang berlipat ganda di sisi-Nya.

Tak kalah krusial, kelengkapan administrasi batiniah alias lafal niat juga harus dipersiapkan dengan baik, baik untuk puasa mutlak tanggal 1-7 Dzulhijjah maupun puasa khusus seperti Tarwiyah dan Arafah. Sebagai pelengkap kesempurnaan ibadah, melantunkan doa berbuka yang sahih menjadi penutup manis dari perjuangan menahan diri seharian penuh. Mari simak panduan lengkapnya di bawah ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Resmi Berdasarkan Ketetapan Kemenag RI

Dilansir dari pengumuman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui hasil Sidang Isbat pada Minggu, 17 Mei 2026, pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi. Keputusan ini diambil secara mufakat berdasarkan hasil rukyatul hilal yang terkonfirmasi di berbagai titik pemantauan. Berdasarkan ketetapan tersebut, berikut adalah urutan jadwal puasa Dzulhijjah 2026:

  • Senin, 18 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-1
  • Selasa, 19 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-2
  • Rabu, 20 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-3
  • Kamis, 21 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-4
  • Jumat, 22 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-5
  • Sabtu, 23 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-6
  • Minggu, 24 Mei 2026: Puasa Sunnah Dzulhijjah Hari ke-7
  • Senin, 25 Mei 2026: Puasa Sunnah Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
  • Selasa, 26 Mei 2026: Puasa Sunnah Arafah (9 Dzulhijjah)
  • Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha 1447 H (Dilarang Berpuasa)

Hukum dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Dilansir NU Online, hukum melaksanakan puasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah adalah sunnah. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi SAW yang menyatakan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beribadah selain pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Keutamaannya pun sangat luar biasa diantaranya:

  1. Pelipatgandaan Pahala: Satu hari berpuasa di waktu tersebut setara dengan satu tahun berpuasa sunnah.
  2. Penghapusan Dosa: Khusus puasa Arafah (9 Dzulhijjah), dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR Muslim).
  3. Pembebasan dari Neraka: Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari lainnya.

Niat Puasa Dzulhijjah

Niat merupakan syarat sah puasa. Berikut adalah lafal niat yang dapat Anda gunakan merujuk NU Online.

1. Niat Puasa Tanggal 1-7 Dzulhijjah (Dibaca Malam Hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta'âlâ."

2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah - Dibaca Malam Hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."

3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah - Dibaca Malam Hari)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ."

4. Niat Siang Hari (Jika Lupa Semalam)

Karena ini puasa sunnah, jika Anda lupa berniat di malam hari, Anda diperbolehkan berniat di pagi/siang hari selama belum makan, minum, atau membatalkan puasa sejak subuh. Contoh untuk puasa harian:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta'âlâ."

Tata Cara dan Doa Berbuka Puasa

Tata cara pelaksanaan puasa Dzulhijjah sama dengan puasa Ramadhan, yakni menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Istimewanya, bagi Anda yang memiliki utang puasa Ramadhan, diperbolehkan mengqadhanya bersamaan dengan puasa sunnah ini. Dilansir NU Online, jika Anda berniat qadha saja di hari Arafah, Anda secara otomatis juga mendapatkan pahala sunnah puasa Arafah.

Ketika waktu maghrib tiba, segeralah berbuka dan membaca doa berbuka puasa Dzulhijjah:

اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu fataqabbal minni innaka antas-sami'ul 'aliim.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka, maka terimalah dariku. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Momentum bulan Dzulhijjah 2026 adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperberat timbangan amal kebaikan. Dengan mengikuti jadwal resmi dan panduan ibadah ini, semoga puasa Dzulhijjah 2026 yang kita jalankan diterima oleh Allah SWT sebagai penghapus dosa dan pembuka pintu surga. Mari manfaatkan hari-hari istimewa ini untuk meningkatkan ketaqwaan kita. Wallahu a'lam.

Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(sto/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads