PSIM Jogja resmi memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan bek asal Belanda, Jop van der Avert, pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Jop didatangkan untuk menambah kedalaman skuad Laskar Mataram.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengatakan penambahan pemain bertahan menjadi kebutuhan mendesak berdasarkan evaluasi tim pelatih dalam beberapa pertandingan terakhir.
"Pelatih kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya saat melawan Persebaya, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang," ujar Razzi dalam keterangan resmi yang diterima detikJogja, Selasa (3/2/2006).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jop merupakan pemain bertahan versatile berkaki kidal yang dapat bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri. Pemain berusia 25 tahun itu memiliki pengalaman bermain di Liga Belanda bersama FC Dordrecht, serta sempat berkiprah di kompetisi Asia, termasuk Liga 2 Korea Selatan.
Razzi menilai pengalaman internasional yang dimiliki Jop menjadi nilai tambah bagi PSIM. Apalagi, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel sudah memiliki gambaran terkait karakter permainan sang pemain.
"Kualitas Jop menurut kami cukup baik karena dia punya pengalaman bermain di Belanda dan terakhir di Liga 2 Korea. Saat Coach Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain melawan tim asuhannya. Jadi pelatih sudah punya bayangan tentang karakter permainannya," jelasnya.
PSIM bahkan membuka peluang bagi Jop untuk melakoni debutnya pada laga terdekat melawan Persis Solo, Jumat (6/2). Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kesiapan fisik dan pertimbangan tim pelatih.
"Secara administrasi tidak ada kendala. Tinggal melihat keputusan pelatih, apakah kondisi fisiknya sudah siap atau belum," tambahnya.
Sementara itu, Jop van der Avert mengaku antusias bergabung dengan PSIM. Ia menilai Laskar Mataram sebagai klub besar dengan dukungan suporter yang kuat.
"Saya rasa ini klub yang sangat besar dengan basis suporter yang besar, tim yang bagus, dan pelatih yang baik. Saya hanya ingin membantu tim meraih poin sebanyak mungkin," ujar Jop.
Ia juga memastikan kondisi fisiknya dalam keadaan prima dan siap menjalani tantangan baru bersama PSIM.
"Tahun lalu saya bermain di Korea Selatan dan menjaga kondisi tetap bugar. Saya siap untuk petualangan berikutnya dan tidak sabar bertemu kalian di stadion," pungkasnya.
(apl/alg)












































Komentar Terbanyak
Ketua BEM UGM Tiyo Ngaku Kena Teror, Dikuntit hingga Diancam Diculik
Sederet Alasan Agrinas Mau Impor 105.000 Pikap India buat Koperasi Merah Putih
Manajemen Gandhi Sehat Buka Suara Usai Tarik Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)